Andre Rosiade Buka Suara Terkait Degradasi Semen Padang FC

Pembina Semen Padang FC Andre Rosiade memberikan klarifikasi terkait penyebab degradasi klub dan masalah finansial yang melanda Kabau Sirah.

Pembina Semen Padang FC Andre Rosiade memberikan klarifikasi resmi mengenai degradasi timnya ke Liga 2 setelah dipastikan terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara pada Senin (4/5/2026). Andre menegaskan bahwa kegagalan tersebut murni merupakan kesalahan internal klub dan bukan akibat faktor kepemimpinan wasit.

Hingga pekan ke-31, klub berjuluk Kabau Sirah tersebut hanya mampu mengumpulkan 20 poin dan tertinggal sembilan angka dari zona aman dengan sisa tiga pertandingan. Sebagaimana dilansir dari Bola, kondisi ini membuat Semen Padang dipastikan tidak bisa mengejar posisi Madura United di batas aman klasemen.

"Kekalahan-kekalahan itu, ya tentu penyebabnya adalah kesalahan Semen Padang FC sendiri. Karena faktanya kegagalan itu karena kita sendiri, dan harusnya kita melakukan introspeksi, bukan bersuara," ujar Andre Rosiade, Pembina Semen Padang FC melalui pernyataan di akun media sosialnya.

Andre mengungkapkan bahwa krisis finansial telah menghantui klub sejak tahun 2017 dan mencapai puncaknya pada 2019 saat manajemen sempat berniat menjual tim. Pada musim ini, PT Semen Padang selaku pemilik disebut hanya mampu memberikan dukungan dana sebesar Rp15 miliar dari total kebutuhan yang jauh lebih besar.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, Andre mengaku telah menggalang dana sponsor hingga mencapai hampir Rp20 miliar. Selain itu, ia menjelaskan bahwa biaya operasional setiap laga kandang di Stadion GOR H. Agus Salim mencapai Rp211 juta, sementara pendapatan tiket rata-rata hanya berkisar antara Rp130 juta hingga Rp180 juta.

Masalah lain yang mencuat adalah kerugian pada sektor penjualan merchandise yang dinilai tidak memberikan keuntungan signifikan bagi kas klub. Pendapatan utama tim sejauh ini hanya bergantung pada kontribusi pemilik, dana sponsor yang dicari secara mandiri, serta subsidi sebesar Rp12 miliar dari operator kompetisi.

Terkait fasilitas, Andre menyatakan bahwa proses renovasi Stadion GOR H. Agus Salim saat ini sudah memasuki tahap lelang menggunakan anggaran pemerintah pusat. Pembangunan ulang tersebut ditargetkan rampung dalam satu tahun dengan kapasitas penonton mencapai 12.000 hingga 13.000 kursi.

Ia juga membantah tudingan politisasi klub dan menegaskan bahwa operasional teknis, termasuk perekrutan pemain, sepenuhnya berada di bawah kendali manajemen dan pelatih. Andre memastikan komitmennya untuk tetap mendukung Semen Padang FC meskipun tim harus berkompetisi di kasta kedua pada musim depan.

Recommended