Anthony Ginting memutuskan untuk mundur dari turnamen Indonesia Masters 2026. Ia batal tampil di babak 16 besar karena mengalami cedera pinggang.
Ginting seharusnya bertemu dengan tunggal putra Singapura, Jason Teh, di babak kedua Indonesia Masters 2026. Namun, kondisi pinggangnya terasa kurang nyaman sejak pertandingan babak pertama pada Rabu (21/1/2026) malam.
Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, menjelaskan bahwa tim fisioterapi PBSI telah berusaha memberikan perawatan terbaik untuk Ginting. Fisioterapi dilakukan hingga pagi hari menjelang pertandingan. "Ternyata selesai pemanasan tadi, rasanya enggak memungkinkan untuk main. Jadi saya putuskan untuk ditarik Ginting dari babak kedua ini," kata Indra.
Cedera ini menambah daftar riwayat cedera Ginting. Sebelumnya, ia sempat absen cukup lama karena cedera bahu yang dialaminya saat tampil di French Open 2025 pada Oktober lalu.
Indra Wijaya memastikan bahwa cedera pinggang yang dialami Ginting kali ini berbeda dengan cedera bahu yang pernah dideritanya. "Ini kan beda. Kalau yang waktu awal tahun lalu kan itu dia bahunya. Kalau bahu itu sudah bagus, sampai sekarang pun enggak ada keluhan lagi. Cuma ini cedera yang kali ini nih memang di luar dugaan lah gitu. Di luar dugaan," ungkap Indra.
Dengan mundurnya Ginting, wakil Indonesia di sektor tunggal putra tersisa Alwi Farhan, setelah Moh. Zaki Ubaidillah juga tersingkir di babak kedua.
Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani menargetkan juara Indonesia Masters 2026 usai lolos ke babak 16 besar. Ganda putra Indonesia ini berharap memutus catatan tanpa semifinal di turnamen tersebut.