Mampukah Arsenal mencapai final Liga Champions musim ini? Setelah pengundian babak 16 besar, jalan Tim Gudang Peluru menuju partai puncak mulai terlihat.
Arsenal menunjukkan performa impresif di Liga Champions musim ini. Skuad Mikel Arteta lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup dengan torehan 24 poin dari delapan pertandingan.
Dengan performa tersebut, The Gunners menjadi salah satu kandidat juara Liga Champions 2025/2026. Musim lalu, langkah Arsenal terhenti di semifinal usai kalah agregat 1-3 dari Paris Saint-Germain. Ambisi mereka saat ini adalah melangkah lebih jauh dan kembali ke final untuk pertama kalinya sejak 2006.
Di babak 16 besar, Arsenal akan menantang Bayer Leverkusen. Klub Bundesliga itu lolos setelah mengalahkan Olympiacos dengan agregat 2-0 di knockout play-off.
Di atas kertas, Arsenal lebih diunggulkan untuk menang dan melaju ke perempat final. Akan tetapi, kompetisi Eropa seringkali menghadirkan kejutan, dan Leverkusen bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh.
Arsenal dan Bayer Leverkusen telah bertemu dua kali di Liga Champions 2001/2002. The Gunners meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang dalam dua laga tersebut.
Jika berhasil mengalahkan Leverkusen, Arsenal berpotensi menghadapi Bodo/Glimt atau Sporting CP di perempat final.
Sporting menunjukkan performa solid dengan finis di delapan besar klasemen league phase Liga Champions, sementara Bodo/Glimt secara mengejutkan menyingkirkan Inter Milan dengan agregat 5-2.
Peluang Arsenal untuk melaju ke semifinal cukup terbuka jika menghadapi Bodo/Glimt atau Sporting CP.
Potensi Ancaman di Semifinal dan Final
Ujian berat bisa datang di babak semifinal. Empat tim besar berpotensi menjadi lawan: Newcastle United, Barcelona, Atletico Madrid, dan Tottenham Hotspur.
Newcastle harus menghadapi Barcelona di babak 16 besar, sebuah misi yang sulit. Sementara itu, duel Atletico melawan Tottenham juga diprediksi akan berlangsung sengit.
Jika Arsenal berhasil mencapai semifinal, duel melawan Barcelona atau derbi panas melawan Tottenham Hotspur akan menjadi laga yang menarik.
Sebagai juara league phase, Arsenal memiliki keuntungan memainkan leg kedua di kandang pada setiap babak gugur. Dukungan dari suporter di Emirates Stadium bisa menjadi faktor penentu.
Jika berhasil mencapai final, Arsenal berpotensi menghadapi PSG atau tim Inggris lainnya seperti Liverpool, Chelsea, atau Manchester City.
Jalur Arsenal menuju final terlihat menjanjikan. Namun, di Liga Champions, kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Mampukah Arsenal mengakhiri penantian panjang dan kembali ke final Eropa?