FC Barcelona secara resmi melayangkan protes kedua kepada UEFA pada Kamis (16/4/2026) waktu setempat terkait standar kepemimpinan wasit dalam babak perempat final Liga Champions 2025/2026. Langkah ini diambil menyusul tersingkirnya klub asal Katalonia tersebut setelah kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid.
Dilansir dari Bola, manajemen klub menilai adanya serangkaian keputusan perangkat pertandingan yang tidak sesuai dengan hukum permainan dalam dua leg pertandingan. Barcelona mengeklaim insiden-insiden tersebut menyebabkan kerugian signifikan bagi klub, baik dari aspek prestasi olahraga maupun finansial.
Klub menyoroti kurangnya intervensi sistem VAR dalam sejumlah momen krusial yang dianggap memengaruhi hasil akhir laga. Pertandingan leg kedua yang berlangsung di Stadion Metropolitano pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB menjadi puncak kekecewaan pihak Blaugrana atas performa pengadil lapangan.
Sebelumnya, protes pertama yang diajukan Barcelona pasca-leg pertama telah ditolak oleh UEFA pada awal pekan ini. Dalam protes tersebut, Barcelona mempermasalahkan insiden handsball pemain Atletico, Marc Pubill, yang dianggap layak mendapatkan hukuman penalti dan kartu merah.
Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengkritik keras beberapa keputusan spesifik, termasuk kartu merah untuk Pau Cubarsi dan Eric Garcia yang menurutnya berlebihan. Ia juga mempertanyakan dianulirnya gol Ferran Torres serta pelanggaran terhadap Dani Olmo dan Fermin Lopez yang luput dari sanksi wasit.
"Perwasitan ini memalukan. Kami sudah mengajukan keluhan setelah leg pertama dan UEFA menyebutnya 'tidak dapat diterima'. Kami akan meminta penjelasan lebih lanjut," kata Joan Laporta, Presiden Barcelona.
Melalui pernyataan resminya, Barcelona menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan UEFA guna meningkatkan sistem perwasitan di masa depan. Upaya ini bertujuan agar penerapan aturan permainan dapat dilakukan secara lebih ketat, adil, dan transparan bagi seluruh klub peserta kompetisi.
Kekalahan ini memastikan langkah Barcelona di kompetisi Eropa musim ini berakhir. Sementara itu, Atletico Madrid dijadwalkan akan menghadapi wakil Inggris, Arsenal, pada babak semifinal Liga Champions mendatang.