Benjamin Sesko Buktikan Diri di MU, Eks Pelatih Minta Maaf

Performa apik Benjamin Sesko di Manchester United membuat mantan pelatih, Tim Sherwood menarik kembali kritikannya.

Penampilan impresif Benjamin Sesko bersama Manchester United membuat mantan manajer Premier League, Tim Sherwood, meminta maaf atas kritikan pedas yang pernah dilontarkannya.

Striker Slovenia ini menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Dari tujuh penampilan terakhir, ia berhasil mencetak enam gol, sebagian besar sebagai pemain pengganti. Tren positif ini memberinya kesempatan menjadi starter saat MU menang 2-1 atas Crystal Palace dan kalah 1-2 dari Newcastle United. Dalam laga kontra Palace, Sesko mencetak gol kedelapannya musim ini sekaligus memastikan kemenangan tim.

Pemain berusia 22 tahun ini direkrut dari RB Leipzig dengan nilai transfer sekitar 74 juta pound saat tim masih ditangani Ruben Amorim. Pada awalnya, kontribusinya tidak terlalu menonjol, hanya mencetak dua gol dari 17 penampilan.

Situasi berubah sejak Michael Carrick menjadi pelatih sementara. Di bawah arahannya, performa Sesko meningkat pesat dan menjadi pemain penting bagi MU.

Kebangkitan performa ini membuat Tim Sherwood, mantan pelatih Tottenham Hotspur, menyampaikan permintaan maaf. Pada Januari lalu, Sherwood menyebut Sesko tidak cukup bagus untuk bermain bagi MU dalam sebuah acara di Sky Sports. Kini, ia menarik kembali pernyataan tersebut dan menjelaskan alasannya.

"Saya menilai berdasarkan Benjamin Sesko yang saya lihat bermain di bawah Ruben Amorim. Seorang striker yang tidak mau maju dan mengambil penalti saat melawan Grimsby," ujarnya dalam podcast "No Tippy Tappy Football". Sherwood menambahkan bahwa bahkan penggemar Manchester United mengakui bahwa Sesko tidak memenuhi ekspektasi pada tahun sebelumnya.

Sherwood juga mengakui bahwa ia sempat memperkirakan Sesko akan bernasib sama dengan Wout Weghorst yang gagal bersinar di Old Trafford. "Awalnya saya pikir dia akan berakhir seperti Wout Weghorst dan menjadi rekrutan gagal lainnya… tetapi, saya terbukti salah, dan saya berutang permintaan maaf kepadanya!"

Menurut Sherwood, perubahan besar yang dialami Sesko tidak lepas dari peran Carrick. "Michael Carrick benar-benar mengubah Sesko dan sekarang dia bermain sesuai kekuatannya. Dia tampil percaya diri, mencetak gol-gol hebat dan menakuti para bek dengan kecepatannya. Dia adalah pemain yang berbeda dibandingkan beberapa bulan lalu saat masih di bawah Amorim," kata mantan gelandang Blackburn dan Tottenham itu.

Latihan SPS Performance

Laporan The Athletic menyebutkan bahwa kebangkitan performa Sesko juga dipengaruhi oleh keputusannya menjalani program latihan di kamp SPS Performance di Dubai bulan lalu. Selama berada di Dubai, Sesko mengunjungi kamp latihan itu dalam 13 dari 14 hari. Fokus latihan adalah peningkatan kecepatan dan akselerasi dari posisi diam.

Latihan ini diyakini berperan dalam performanya belakangan ini. Contohnya, saat ia mencetak gol kemenangan dalam laga 1-0 atas Everton, ia berlari dari setengah lapangan sebelum mencetak gol. Latihan yang sama juga membantu gol sundulannya ke gawang Crystal Palace, ketika ia melompat tinggi dan mengarahkan bola dengan kuat melewati penjaga gawang Dean Henderson.

Recommended