Rafael Nadal memberikan pandangannya yang tegas mengenai masa depan Novak Djokovic setelah petenis Serbia itu dikalahkan Carlos Alcaraz di final Australian Open 2026.
Setelah kekalahan Djokovic dari Alcaraz dengan skor 6-2, 2-6, 3-6, 5-7 di Rod Laver Arena, Nadal menilai peluang Djokovic untuk meraih gelar Grand Slam ke-25 sudah tertutup.
"Sudah selesai," ujar Nadal dalam acara amal golf di Madrid.
Nadal tetap memuji dedikasi dan mental juara yang dimiliki Djokovic. "Novak adalah kompetitor terbesar dalam sejarah tenis, dan itu membuatnya istimewa," tambahnya.
Komentar Nadal muncul setelah menanggapi kontroversi kecil dengan pelatih Patrick Mouratoglou, yang menempatkan Alcaraz dan Jannik Sinner di atas Djokovic dalam analisisnya. Nadal menekankan bahwa setiap orang berhak memiliki pandangan masing-masing, namun kekagumannya terhadap Djokovic tetap besar meski masanya di puncak mungkin telah berakhir.
Kemenangan Alcaraz atas Djokovic menandai era baru dalam tenis dunia, menunjukkan bahwa regenerasi pemain muda siap mengambil alih panggung Grand Slam.
Nadal menutup komentarnya dengan pesan positif bagi penggemar tenis: “Kita beruntung memiliki Novak, dan memiliki Carlos adalah sesuatu yang luar biasa. Mari kita nikmati permainan mereka.”
Selain itu, Nadal juga memuji generasi baru seperti Carlos Alcaraz. Menurutnya, Alcaraz telah membawa tenis ke level yang lebih tinggi dan menjadi inspirasi bagi penggemar di seluruh dunia. “Memiliki pemain seperti Carlos adalah berkah. Kita hanya bisa menikmati dan menghargai permainannya,” kata Nadal.