Bojan Hodak Bantah Tuduhan Rasisme Marc Klok pada Laga Kontra Bhayangkara

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak membantah tuduhan rasisme yang dilakukan Marc Klok terhadap pemain Bhayangkara FC saat pertandingan pekan ke-30.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, secara resmi membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada pemainnya, Marc Klok, dalam pertandingan pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 melawan Bhayangkara FC pada Senin (4/5/2026).

Dilansir dari Bola, Bojan menegaskan bahwa tuduhan dari pihak Bhayangkara FC tersebut tidak berdasar karena insiden yang dipermasalahkan terjadi tepat di hadapan wasit yang memimpin jalannya laga.

Arsitek tim asal Kroasia tersebut memberikan pembelaan dengan menyoroti kualitas wasit yang bertugas, yang dinilainya sebagai salah satu pengadil lapangan terbaik di level Asia saat ini.

"Wasit yang memimpin pertandingan merupakan salah satu wasit terbaik di Asia. Jika Marc Klok mengatakan sesuatu yang salah, pasti langsung mendapat kartu merah," kata Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung.

Klarifikasi internal telah dilakukan oleh Bojan dengan menanyakan langsung kronologi kejadian kepada tiga hingga empat pemain Persib lainnya segera setelah pertandingan berakhir di Bandung.

Berdasarkan hasil pembicaraan tersebut, tidak ada pemain yang membenarkan adanya tindakan rasisme, sehingga Bojan menduga terjadi salah paham komunikasi akibat keterbatasan penguasaan bahasa Inggris.

Masalah tersebut diklaim sudah selesai pada awal babak kedua setelah wasit berbicara dengan kedua pemain yang terlibat perselisihan di lapangan, termasuk Henry Doumbia.

Bojan menyayangkan sikap manajemen Bhayangkara FC yang tetap merilis pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut dan menilai bahwa pihak lawan seharusnya menyampaikan permohonan maaf kepada Marc Klok.

Mantan pelatih PSM Makassar itu justru melihat polemik ini memberikan dampak positif bagi kondisi internal timnya yang kini merasa jauh lebih solid dan menyatu menghadapi sisa kompetisi.

Recommended