Borneo FC Samarinda bersiap menyelesaikan laga pamungkas mereka dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pesut Etam ini dijadwalkan menjamu Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu sore, 23 Mei 2026 WIB.
Pertandingan penutup ini memegang peranan krusial bagi Borneo FC Samarinda, seperti dilansir dari Bola. Skuad yang berada di bawah asuhan Fabio Lefundes tersebut tercatat masih mengantongi peluang untuk mengunci gelar juara BRI Super League 2025/2026.
Kemenangan atas Malut United menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh Borneo FC Samarinda untuk bertakhta. Selain itu, status juara juga bergantung pada hasil pertandingan lain, di mana Persib Bandung harus menelan kekalahan dari Persijap Jepara.
Terlepas dari hasil akhir yang akan diraih akhir pekan nanti, Borneo FC Samarinda dinilai layak berbangga atas pencapaian mereka. Tim asal Kalimantan ini sukses melewati musim kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang impresif.
Fabio Lefundes memberikan pandangannya mengenai ketatnya persaingan memperebutkan takhta juara setelah berhasil membawa pasukannya bersaing di papan atas. Menurut sang pelatih, kehadiran banyak tim berkualitas membuat perebutan gelar juara terus sengit hingga akhir musim.
Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes menegaskan ambisinya untuk menyegel laga pamungkas BRI Super League 2025/2026 dengan raihan poin penuh. Target kemenangan tetap diusung walaupun tambahan tiga angka belum menjamin timnya otomatis menjadi juara.
"Kami harus syukur karena di akhir kompetisi kami dengan kondisi yang bagus, dengan masih ada peluang, pemain lagi bagus, pemain latihan bagus," katanya.
"Pertandingan terakhir di musim ini, pertandingan terakhir di Samarinda. Jadi kita mau kasih kado juga buat semua suporter yang akan hadir," tutur pelatih berkebangsaan Brasil tersebut.
Satu-satunya Pelatih Lokal
Di kubu lawan, Hendri Susilo mengukir catatan tersendiri dengan bertahan sebagai satu-satunya pelatih lokal yang mengarsiteki tim di BRI Super League 2025/2026 sejak awal hingga akhir musim. Hendri memilih bersikap rendah hati menanggapi torehan tersebut.
"Jujur. Saya pelatih biasa saja. Saya pelatih kampung. Rezeki saya yang mungkin baik saja, karena dipercaya melatih Malut United. Tapi saya enjoy saja. Jadi saya tak ada beban," ucap Hendri Susilo.
Hendri Susilo menjalankan peran yang cukup unik di jajaran kepelatihan Malut United. Walau memegang posisi sebagai pelatih kepala, ia lebih banyak memilih diam di bangku cadangan, sementara para asistennya terlihat lebih vokal memberikan instruksi di pinggir lapangan.
"Saya kan sudah tua. Jadi yang muda-muda saja yang di depan. Walaupun semuanya saya yang mengendalikan tim Malut United," kata Hendri Susilo.
Prakiraan Susunan Pemain
Borneo FC Samarinda diprediksi menggunakan formasi 4-3-3 dengan susunan pemain: Nadeo Argawinata (Kiper), Alfharezzi Buffon, Komang Teguh, Christoph Nduwarugira, Caxambu (Belakang), Kei Hirose, Rivaldo Pakpahan, Juan Villa (Tengah), Mariano Peralta, Koldo Obieta, Muhammad Sihran (Depan).
Malut United diperkirakan juga menerapkan skema 4-3-3 dengan komposisi: Angga Saputro (Kiper), Igor Inocencio, Gustavo Franca, Nilson Junior, Yance Sayuri (Belakang), Manahati Lestusen, Tri Setiawan, Septian David Maulana (Tengah), Ciro Alves, David Da Silva, Yakob Sauri (Depan).