Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2 di Stadion Dipta

Borneo FC meraih kemenangan tipis 3-2 atas Bali United pada laga pekan ke-32 Liga Indonesia, sekaligus menjaga persaingan gelar juara tetap terbuka.

Borneo FC berhasil menundukkan tuan rumah Bali United dengan skor 3-2 dalam laga pekan ke-32 kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (11/5/2026) malam WIB. Kemenangan ini diraih melalui aksi dramatis setelah tim tamu sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama.

Hasil pertandingan ini membuat Borneo FC tetap menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen sementara dengan raihan 75 poin. Sebagaimana dilansir dari Bola, tim berjuluk Pesut Etam tersebut kini hanya kalah dalam urusan selisih gol dari sang pemuncak klasemen.

Tuan rumah sempat memimpin melalui gol Teppei Yachida pada menit ke-21 yang bertahan hingga turun minum. Namun, Borneo FC membalas melalui dua gol Mario Peralta pada menit ke-49 dan 74, sebelum Juan Villa mengunci kemenangan pada menit ke-79 pascagol bunuh diri Caxambu.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui bahwa timnya sempat kesulitan melakukan penyesuaian taktik pada paruh pertama pertandingan. Namun, perubahan strategi dengan memasukkan sejumlah pemain pengganti terbukti efektif mengubah jalannya laga menjadi lebih dominan.

"Kami memainkan babak pertama di bawah ekspektasi dan kami kesulitan dalam penyesuaian taktik," kata Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC. Ia menambahkan bahwa dua pergantian pemain yang dilakukannya membuat kendali permainan beralih ke tangan timnya.

Lefundes juga menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan bukti Borneo FC masih menjadi kandidat kuat juara musim ini. Ia menyoroti anggapan publik yang selama ini lebih banyak membicarakan persaingan poin antara Persija dan Persib dibandingkan posisi timnya.

Di pihak lawan, pelatih Bali United, Johnny Jansen, memberikan apresiasi terhadap performa lini serang tim tamu, khususnya Mariano Peralta. Meski kecewa dengan kekalahan tersebut, ia mengakui timnya memiliki banyak peluang yang gagal dikonversi menjadi gol pada babak kedua.

Kritik sempat dilayangkan Jansen terkait aspek sportivitas dalam pertandingan tersebut. Ia menyayangkan keputusan pemain Borneo FC yang tetap melanjutkan permainan saat ada pemain yang terjatuh di lapangan, meski pemain Bali United telah memberikan tanda penghormatan.

Kekalahan ini membuat posisi Bali United tertahan di klasemen, sementara Borneo FC bersiap menghadapi laga krusial selanjutnya demi mengamankan takhta juara musim 2025/2026. Fokus kini beralih pada pemulihan fisik pemain menjelang dua pekan terakhir liga.

Recommended