Carrick Terpukau dengan Performa Gelandang MU, Kobbie Mainoo

Michael Carrick mengakui kekagumannya pada Kobbie Mainoo, gelandang MU yang tampil luar biasa di usianya yang masih muda.

Pelatih interim Manchester United (MU), Michael Carrick, mengungkapkan kekagumannya terhadap gelandang muda, Kobbie Mainoo. Menurutnya, performa Mainoo jauh melampaui usianya.

Kobbie Mainoo kembali menjadi pilihan utama di MU setelah sempat kesulitan mendapatkan menit bermain. Situasinya berubah setelah pergantian manajer awal bulan lalu.

Pemain berusia 20 tahun tersebut selalu bermain penuh selama 90 menit di setiap pertandingan Premier League sejak Carrick menjabat sebagai pelatih interim. Ia bahkan mencatatkan assist dalam kemenangan atas Arsenal dan Tottenham.

Mainoo mendapatkan banyak pujian atas penampilannya sejak kembali ke tim. Ia membentuk duet solid bersama gelandang berpengalaman Casemiro.

Carrick kemudian berbicara tentang perkembangan Mainoo, pemain yang telah ia kenal sejak usia muda.

"Saya sudah mengenal Kobbie sejak lama. Saya mulai bekerja dengannya saat dia berusia 13 atau 14 tahun, ketika saya mulai mengambil lisensi kepelatihan, itu sudah beberapa tahun lalu. Awalnya hanya sedikit-sedikit," ujarnya kepada BBC Sport, seperti dikutip Manchester Evening News, Jumat (20/2/2026).

“Lalu, ketika saya di sini pada periode pertama, dia sudah mulai berada di sekitar tim. Jadi mengenalnya, memiliki pengalaman bersamanya, dan melihatnya tampil di level tinggi pada momen-momen besar. Saya tadi berbicara tentang pelatih yang harus mampu menghadapi tekanan di level ini. Apa yang Kobbie lakukan di usia semuda itu benar-benar luar biasa," imbuhnya.

Carrick menyatakan bahwa Mainoo masih memiliki banyak potensi untuk berkembang. Ia ingin memberikan kebebasan kepada sang pemain untuk menemukan ritmenya.

"Kita sering lupa betapa mudanya dia. Saya memang selalu senang melihatnya bermain dan tahu apa yang bisa ia lakukan," tutur Carrick.

“Jadi sebenarnya bukan keputusan besar untuk memainkannya. Dan, sejujurnya, tidak mudah ketika Anda jarang bermain untuk menemukan kembali ritme dan performa terbaik."

“Ada hal-hal yang masih bisa ia tingkatkan, yang bisa ia perbaiki, tetapi kami bahkan belum benar-benar mulai membahas itu karena kami ingin memberinya kebebasan untuk menemukan kembali alurnya dan ritme bermain sepak bolanya," imbuhnya.

Recommended