Manajemen Chelsea dilaporkan mulai menjalin komunikasi dengan mantan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, untuk mengisi kursi manajer tetap di Stamford Bridge pada Sabtu (2/5/2026). Langkah ini diambil pihak klub setelah masa kepemimpinan Liam Rosenior berakhir dengan performa yang kurang memuaskan.
Dilansir dari Bola, Alonso menjadi target utama The Blues dan dikabarkan terbuka untuk kembali melatih setelah sempat diberhentikan oleh Real Madrid pada awal tahun ini. Meski pembicaraan awal telah dimulai, proses negosiasi dilaporkan masih menemui hambatan terkait pembagian wewenang teknis di dalam klub.
Jurnalis Simon Phillips melaporkan bahwa Alonso menginginkan kendali yang lebih besar dalam proses pembangunan skuad, termasuk hak menentukan pemain masuk dan keluar. Syarat ini menjadi krusial karena selama ini manajemen Chelsea menerapkan sistem rekrutmen terpusat di bawah kendali jajaran direksi.
Selain nama Xabi Alonso, beberapa kandidat lain seperti Andoni Iraola, Cesc Fabregas, dan Marco Silva juga masuk dalam radar pertimbangan manajemen. Namun, reputasi Alonso dengan gaya kepelatihan modern dinilai sebagai opsi yang paling menarik bagi proyek jangka panjang klub London tersebut.
Saat ini, tim utama Chelsea ditangani oleh Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga kompetisi musim ini selesai. Keputusan penunjukan pelatih sementara ini bertujuan agar petinggi klub memiliki waktu yang cukup untuk mengevaluasi kesepakatan dengan Alonso atau beralih ke kandidat lain.
Pihak klub bertekad memastikan manajer baru yang ditunjuk memiliki visi yang selaras untuk membawa Chelsea kembali bersaing di papan atas Liga Inggris dan kompetisi Eropa. Situasi negosiasi antara perwakilan Alonso dan petinggi Chelsea diprediksi akan terus berkembang dalam beberapa pekan ke depan.