Tim-tim MotoGP mulai bersiap menghadapi perubahan besar pada regulasi musim 2027. Salah satu perubahan yang paling signifikan adalah pengurangan kapasitas mesin dari 1.000cc menjadi 850cc.
Menurut mantan bos LCR Honda, Oscar Haro, Ducati menjadi pabrikan yang berada di posisi terbaik untuk menyambut era baru MotoGP 2027.
MotoGP akan mengalami transformasi besar pada tahun 2027. Selain pengurangan kapasitas mesin, sejumlah teknologi juga akan dihapus atau diganti.
Saat ini, KTM menjadi pabrikan yang paling mencuri perhatian karena menjadi tim pertama yang menguji motor 850cc di lintasan. Bahkan, tim pabrikan asal Austria itu dikabarkan telah menemukan solusi ideal agar tetap kompetitif tanpa perangkat ride height pada motor untuk musim depan.
Meskipun KTM membuat kemajuan signifikan, Haro tetap meyakini bahwa Ducati akan menjadi tim acuan di MotoGP 2027.
Ducati mendominasi MotoGP sejak awal dekade 2020-an berkat performa motor Desmosedici yang sangat kompetitif.
Menurut Haro, keunggulan terbesar Ducati terletak pada pengalaman mereka di ajang World Superbike. Motor yang digunakan Ducati di World Superbike dinilai memiliki karakter yang sangat mirip dengan motor MotoGP 850cc yang akan digunakan pada 2027. Hal ini memberikan Ducati keuntungan besar dalam memahami karakter ban Pirelli serta perilaku motor dengan tenaga yang lebih kecil.
Data Superbike Jadi Senjata Ducati
Haro juga menilai Ducati telah memanfaatkan proyek Superbike mereka dengan sangat cerdas. Contohnya adalah saat melakukan tes ban Pirelli di Misano.
Ducati disebut menggunakan motor yang hampir identik dengan motor Superbike mereka, hanya dibatasi secara elektronik namun sudah memakai aerodinamika MotoGP dan ban Pirelli.
"Situasi ini berbeda dengan pabrikan seperti Honda dan Yamaha yang menggunakan mesin inline-four di Superbike," tutur Haro.
"Data tersebut tidak terlalu relevan karena karakter distribusi bobot dan traksi sangat berbeda dibandingkan mesin V-twin atau V4 milik Ducati," lanjutnya.
Haro: MotoGP 2027 Tahun Terburuk untuk Pindah Tim
Haro bahkan menyebut musim menjelang 2027 sebagai waktu terburuk bagi pembalap untuk pindah tim.
Ia mengingatkan situasi serupa pernah terjadi ketika MotoGP beralih dari mesin 1.000cc ke 800cc pada 2007. Saat itu, Ducati langsung mendominasi bersama Casey Stoner. Karena itu, Haro menyarankan para pembalap Ducati untuk tetap bertahan.
"Jika saya seorang pembalap Ducati, saya akan tetap di sana. Tahun perubahan regulasi selalu sangat rumit, dan Ducati terlihat paling siap menghadapi semuanya," kata Haro.