English Football League (EFL) resmi mendiskualifikasi Southampton dari fase play-off Championship akibat melakukan pelanggaran serius berupa spionase terhadap sejumlah klub sepanjang musim 2025/2026. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Bola, keputusan ini membuat Middlesbrough kembali diaktifkan untuk menghadapi Hull City dalam perebutan tiket promosi ke Premier League.
Otoritas liga menjatuhkan sanksi berat tersebut setelah menemukan bukti bahwa Southampton melakukan pengawasan ilegal terhadap sesi latihan Oxford United dan Ipswich Town. Selain itu, Southampton juga terbukti merekam persiapan taktik Middlesbrough menjelang pertandingan leg pertama semifinal play-off pada 7 Mei.
Hukuman bagi Southampton tidak berhenti pada diskualifikasi musim ini saja, melainkan juga mencakup pengurangan empat poin untuk kompetisi Championship musim berikutnya. EFL menyatakan bahwa tindakan klub tersebut terbukti melanggar aturan integritas yang mewajibkan setiap tim bertindak dengan itikad baik serta melarang pengamatan latihan lawan dalam kurun waktu 72 jam sebelum laga dimulai.
Akibat perubahan status ini, Middlesbrough langsung mengambil alih posisi di jalur perebutan promosi dan dijadwalkan bertanding melawan Hull City di Stadion Wembley pada hari Sabtu waktu setempat. Pertandingan final penentu ini dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal semula, meskipun kepastian mengenai waktu kick-off masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Manajemen Southampton sendiri merespons keputusan tersebut dengan bersiap mengajukan langkah banding karena menilai hukuman diskualifikasi dan pengurangan poin tidak sebanding dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan. Proses banding akan dipercepat oleh pihak EFL demi menghindari kekacauan jadwal final, mengingat Southampton kini juga harus memproses pengembalian dana tiket yang terlanjur dijual kepada para pendukung mereka.