Enzo Fernandez Ungkap Kekaguman Mendalam pada Sosok Lionel Messi

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, mengungkapkan kekaguman besarnya terhadap Lionel Messi, bahkan pernah menulis surat untuk menyemangati sang idola.

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, secara terbuka mengakui dirinya tumbuh sebagai pengagum berat sosok Lionel Messi. Fernandez bahkan pernah menulis surat untuk memberikan semangat kepada Messi di masa lalu, sebuah pengakuan yang menunjukkan kedalaman idolanya terhadap kapten Timnas Argentina itu, seperti dikutip dari ESPN, Kamis (2/4/2026).

Enzo Fernandez, yang kini berusia 25 tahun, telah meraih berbagai gelar bergengsi bersama Timnas Argentina, termasuk Piala Dunia 2022 dan Copa America 2024. Kekagumannya terhadap Messi disebut menjadi inspirasi besar dalam kariernya. Menariknya, Fernandez berhasil mewujudkan mimpinya bermain sebagai rekan setim Messi di Timnas Argentina sejak tahun 2022.

“Leo adalah panutan baik di dalam maupun di luar lapangan,” kata Fernandez, mengulas pengaruh Messi. Ia juga menambahkan bahwa cara Messi membawa diri, memperlakukan orang lain, dan rekan setim, serta dorongannya di ruang ganti, menjadi hal yang sangat dihormatinya.

Messi, yang saat ini berusia 38 tahun, baru-baru ini mencetak gol internasional ke-116 dalam kemenangan 5-0 Argentina atas Zambia dalam laga uji coba pada Rabu (1/4/2026). Fernandez menyoroti etos kerja Messi, “Cara dia menuntut yang terbaik adalah dengan menang, memberikan segalanya, seperti yang selalu dia lakukan sepanjang kariernya. Tidak ada cara untuk menjelaskan semua yang sudah dia capai,” ujarnya tentang kapten Inter Miami tersebut.

Usai laga melawan Zambia, Fernandez mengenang masa remajanya sebagai penggemar berat Messi. “Ketika saya pertama kali dipanggil ke tim nasional, saya bahkan meminta foto darinya, untuk berjaga-jaga,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dulu hanya bisa menyaksikan Messi di televisi, dan kini bisa bermain bersamanya.

Rasa kagumnya terhadap Messi mencapai puncaknya saat berusia 15 tahun, ketika Fernandez menulis surat untuk menyemangati idolanya agar tetap bermain bagi tim nasional. Surat tersebut ditulis setelah Argentina menelan kekalahan adu penalti dari Chile di final Copa America 2016.

Argentina dan Messi juga pernah mengalami kekalahan dari Jerman pada babak perpanjangan waktu di final Piala Dunia 2014 di Brasil. “Saya sudah menonton Leo sejak usia delapan atau sembilan tahun. Saya melihat bagaimana banyak hal tidak berjalan sesuai harapannya dan itu sangat menyakitkan,” tutur Fernandez.

Dia mengakui momen kekalahan tersebut menjadi pemicu untuk menulis surat dukungan. “Lalu sekarang saya berpikir, saya justru memenangkan Piala Dunia bersamanya, itu terasa gila,” lanjut Fernandez. Meski demikian, ia menyatakan bahwa mereka tidak pernah membicarakan surat itu, dan Fernandez tidak tahu apakah Messi pernah membacanya.

Recommended