Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melakukan serangkaian pertemuan diplomasi olahraga di sela agenda Kongres FIFA ke-76 yang berlangsung di Vancouver, Kanada, pada Minggu (3/5/2026). Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat ekosistem sepak bola Indonesia melalui kolaborasi internasional.
Dilansir dari Bola, Erick Thohir berdialog dengan Komisaris Major League Soccer (MLS), Don Garber, guna mendalami pengembangan liga sebagai industri bernilai ekonomi tinggi. Pembahasan mencakup integrasi antara aspek olahraga, hiburan, hak siar, hingga kemitraan komersial yang telah sukses diterapkan di Amerika Serikat.
Model pengembangan MLS dinilai berhasil menarik minat pemain bintang dunia seperti Lionel Messi dan David Beckham untuk memperkuat kompetisi tersebut. Erick juga sempat mengenang pengalamannya saat masih menjabat sebagai pemilik klub D.C. United beberapa tahun silam.
"Jadi nostalgia waktu mendatangkan Wayne Rooney ke MLS ketika masih jadi pemilik D.C. United pada 2012 hingga 2018," ujar Erick Thohir saat menceritakan interaksinya dengan otoritas liga Amerika Serikat tersebut.
Selain bertemu pihak MLS, Erick Thohir juga mengadakan pembicaraan dengan Sekjen FIFA, Mattias Grafstrom. Agenda berlanjut dengan pertemuan bersama Presiden Federasi Sepak Bola Pakistan, Syed Mohsen Gilani, untuk berbagi strategi mengenai penguatan fundamental sepak bola di tingkat nasional.
Upaya diplomasi ini juga menyasar kerja sama antarnegara melalui pertemuan dengan Menteri Olahraga dan Aktivitas Fisik Kanada, Adam van Koeverden. Keduanya menjajaki peluang program pertukaran atlet serta pengembangan cabang olahraga dasar seperti atletik dan renang sebagai fondasi prestasi.
Latar belakang Adam van Koeverden sebagai peraih medali emas Olimpiade menjadi poin penting dalam diskusi mengenai standar pembinaan atlet. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas ekosistem olahraga nasional di masa depan melalui kemitraan strategis dengan Kanada.