Fabio Capello Sebut Tiga Pemain Terhebat Sepanjang Masa

Fabio Capello mengungkapkan tiga pemain yang dianggap terhebat, tanpa menyertakan nama Cristiano Ronaldo.

Legenda sepak bola asal Italia, Fabio Capello, telah mengungkapkan tiga nama pemain yang menurutnya merupakan yang terhebat sepanjang masa. Capello mengecualikan Cristiano Ronaldo dari daftar tersebut.

Menurut Capello, Ronaldo adalah pemain yang hebat, tetapi tidak berada di level yang sama dengan ketiga pemain pilihannya. "Cristiano Ronaldo adalah pemain yang bagus tapi tidak selevel ini. Dia mencetak gol, tapi ketiga pemain ini punya imajinasi ekstra dan melakukan sesuatu yang tidak bisa kamu pahami," ungkap Fabio Capello.

Berikut adalah tiga pemain yang dipilih oleh Fabio Capello sebagai yang terhebat:

Lionel Messi

Capello tak pernah ragu memuji Lionel Messi, peraih delapan Ballon d’Or. Ia juga tak pernah ragu dalam perdebatan tentang siapa yang lebih baik antara Messi dan Cristiano Ronaldo.

"Setelah 25 menit pertandingan, saya mendekati Frank Rijkaard (pelatih Barcelona saat itu) dan meminta pinjaman Messi ke Juventus,” kenang Capello tentang pertama kali dia melihat pemain Argentina itu dalam pertandingan persahabatan tahun 2005.

"Seorang pemain seusianya bisa bermain seperti itu, di depan 90.000 penonton, tanpa gentar oleh Federico Balzaretti, bek sayap yang mengawalnya, dan sepertinya Messi tahu persis apa yang akan dia lakukan."

"Kualitas pribadinya, dribbling, fantasi… dia merebut bola dan langsung menuju gawang dengan keberanian yang luar biasa," lanjut Capello memuji Messi.

Pele

"Saya pernah bermain melawannya sekali," kenang Capello, merujuk pada legenda sepak bola asal Brasil ini.

Pertandingan yang dimaksud adalah turnamen tahun 1976 yang dibuat oleh North American Soccer League untuk merayakan ulang tahun ke-200 Amerika Serikat. Dalam turnamen tersebut, ‘Team America’ berisikan bintang-bintang NASL termasuk Pele, Bobby Moore, dan Giorgio Chinaglia.

Capello bermain untuk tim Italia yang diisi oleh calon pemenang Piala Dunia seperti Dino Zoff dan Marco Tardelli. Dia mencetak dua gol, sementara Brasil memenangkan turnamen yang diikuti empat tim dan Italia finis di posisi ketiga. Team America yang diperkuat Pele berada di posisi terakhir.

Diego Maradona

Kehebatan Diego Maradona, terutama saat mengalahkan Inggris pada Piala Dunia 1986, membuatnya layak mendapatkan tempat dalam daftar ini. Capello beruntung bisa menyaksikan kejeniusan Maradona secara langsung, saat memulai karier kepelatihannya di AC Milan pada tahun 1980-an.

Setelah menjadi bintang dalam kemenangan Piala Dunia Argentina 1986, El Diego menginspirasi Napoli meraih dua gelar Scudetto pada 1986-87 dan 1989-90.

Siapa pun yang beruntung menonton Maradona di masa-masa keemasannya akan menggambarkannya sebagai dewa sepak bola dalam istilah yang sangat istimewa.

Recommended