Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dilaporkan mulai mengincar Pep Guardiola sebagai kandidat pelatih kelas dunia untuk menangani tim nasional Italia pada proses pemilihan presiden federasi yang berlangsung Jumat (1/5/2026).
Dilansir dari Bola, keinginan merekrut manajer Manchester City tersebut menjadi kesamaan visi di antara para kandidat presiden FIGC yang ingin mengembalikan kejayaan Gli Azzurri di level internasional.
Status Guardiola di Manchester City saat ini masih belum menemui kejelasan karena kontraknya hanya menyisakan satu musim lagi tanpa ada kepastian perpanjangan masa bakti.
Meski kontrak belum diperbarui, pelatih asal Spanyol itu berpotensi meninggalkan Liga Inggris jika berhasil meraih gelar juara Premier League kembali pada akhir musim ini.
Laporan media Italia menyebutkan bahwa figur Guardiola sangat dikagumi petinggi sepak bola Italia, terutama karena ia pernah memperkuat Brescia dan AS Roma saat masih aktif bermain.
Mantan bek Italia, Leonardo Bonucci, turut menyebut nama manajer berusia 55 tahun tersebut sebagai sosok yang tepat untuk memimpin proyek jangka panjang tim nasional.
Peluang Italia terbuka setelah opsi bagi Guardiola untuk melatih Timnas Inggris tertutup menyusul kesepakatan kontrak baru Thomas Tuchel hingga tahun 2028 mendatang.
Kebutuhan biaya gaji yang sangat tinggi dikabarkan akan disiasati melalui bantuan sponsor yang bersedia mendukung pendanaan jika kesepakatan dengan Guardiola tercapai.
Di sisi lain, proses internal pemilihan presiden FIGC saat ini dipimpin oleh kandidat kuat Giovanni Malago yang telah mengantongi sekitar 48 persen dukungan suara.
Dukungan untuk Malago mengalir dari klub-klub Serie A, asosiasi pelatih, dan pemain, sementara pihak Serie D dikabarkan cenderung memberikan dukungan kepada Giancarlo Abete.