Langkah Arsenal dalam perebutan trofi Piala FA 2026 terhenti setelah mengalami kekalahan pahit 1-2 dari Southampton. Pertandingan perempat final yang berlangsung di St Mary’s Stadium pada Minggu (5/4/2026) dini hari WIB ini, sebagaimana dilansir dari Bola, memastikan The Gunners tersingkir dari kompetisi.
Dua gol kemenangan Southampton dicetak oleh Ross Stewart pada menit ke-35 dan Shea Charles di menit ke-85. Arsenal hanya mampu membalas satu gol melalui Viktor Gyokeres pada menit ke-68. Hasil minor ini menambah daftar kekecewaan Arsenal musim ini setelah sebelumnya juga gagal di Piala Liga.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyampaikan kekecewaannya pasca pertandingan. Ia menyoroti sejumlah kesalahan krusial yang dilakukan timnya sebagai penyebab utama kegagalan melangkah ke semifinal. Ambisi Arsenal untuk meraih treble musim ini pun kini resmi pupus, dengan hanya menyisakan peluang di Premier League dan Liga Champions.
Arteta secara eksplisit menilai kekalahan ini berasal dari kesalahan timnya, terutama dalam aspek pertahanan. Menurutnya, dua gol yang bersarang ke gawang Arsenal terjadi karena cara yang tidak biasa dalam bertahan.
"Hasilnya dan terutama cara kami kebobolan dua gol. Kami sangat dominan di dalam dan sekitar kotak penalti. Gol pertama terjadi dengan cara yang sangat tidak biasa bagi kami, gol kedua juga dari permainan langsung," ujar Arteta.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa dominasi yang diperlihatkan Arsenal seharusnya bisa menghasilkan lebih banyak gol. Ia merasa timnya melewatkan kesempatan emas. "Kami punya dua peluang besar dan seharusnya bisa memaksimalkannya. Jika Anda membuat kesalahan bertahan seperti yang kami lakukan hari ini, sangat sulit untuk bisa berada di semifinal," lanjutnya.
Meskipun kecewa, Arteta tetap memberikan apresiasi kepada Southampton. Ia mengakui kualitas lawan yang tampil efektif dan berhasil memanfaatkan setiap peluang yang ada. Ini mengindikasikan bahwa kekalahan Arsenal bukanlah semata karena faktor taktik lawan yang mengejutkan.
"Tidak, mereka tidak mengejutkan kami. Mereka adalah tim yang sangat bagus dan sedang dalam performa yang sangat baik, jadi Anda harus memberi selamat kepada mereka," tutur Arteta, seraya menegaskan bahwa timnya harus segera beradaptasi dengan kondisi sulit.
Arteta juga menyinggung faktor eksternal seperti kondisi cuaca dan situasi tim yang tidak ideal. Namun, ia menekankan pentingnya kemampuan tim untuk beradaptasi. Ini menjadi pesan kuat bagi skuad untuk menunjukkan karakter mereka setelah hasil mengecewakan ini.
"Anda harus beradaptasi dengan angin, dengan cedera. Anda harus beradaptasi dengan situasi sulit sepanjang musim. Sekarang kami harus menunjukkan seperti apa karakter kami," tegasnya.
Kegagalan lolos ke Wembley menjadi penyesalan besar bagi Arteta. Ia melihat timnya memiliki momen-momen bagus selama pertandingan, namun tidak mampu memaksimalkan peluang tersebut. Kegagalan ini tentu menjadi evaluasi serius bagi Arsenal, menuntut respons cepat dari para pemainnya demi menjaga peluang meraih trofi di dua kompetisi tersisa.