Host Zhazha Tampil Serba Hitam Setelah Dikritik Karena Rok Pendek

Host esports Zhazha melakukan aksi satire dengan mengenakan kostum serba hitam setelah dikritik netizen karena memakai rok pendek di NBPL Spring 2026.

Host turnamen game Zhazha memicu diskusi publik setelah melakukan aksi satire dengan menutupi seluruh tubuhnya menggunakan pakaian hitam pada siaran kompetisi Naraka: Bladepoint Pro League (NBPL) Spring, Kamis, 16 April 2026.

Langkah ekstrem tersebut diambil sebagai respons atas hujatan warganet yang sebelumnya mengkritik penampilan Zhazha saat mengenakan rok pendek dalam siaran langsung kompetisi tersebut. Penampilan awal Zhazha dinilai sebagian penonton terlalu terbuka untuk standar industri esports.

Kritik tajam sempat membanjiri media sosial dengan tudingan bahwa pemilihan busana tersebut hanya bertujuan untuk menarik perhatian penonton pria. Dilansir dari Detik iNET, perdebatan tersebut meluas hingga menyentuh isu standar ganda antara host pria dan wanita serta profesionalisme di dunia hiburan.

Zhazha memberikan klarifikasi melalui media sosial pribadinya bahwa busana rok pendek tersebut merupakan pilihannya sendiri, bukan instruksi dari pihak penyelenggara. Ia merasa pakaian itu sesuai dengan estetika di depan kamera dan gaya personal yang diinginkannya.

Pada siaran berikutnya, Zhazha muncul dengan penampilan mengejutkan menggunakan outfit hitam yang menutup kulit dari kepala hingga kaki, termasuk penggunaan cat hitam pada wajah. Aksi ini dimaksudkan sebagai bentuk sindiran langsung kepada pihak-pihak yang mempermasalahkan cara berpakaiannya.

"Pakaian tersebut dipilih karena terlihat lebih baik di kamera dan sesuai dengan gaya yang diinginkan," kata Zhazha saat menjelaskan alasan pemilihan busana awalnya sebelum memutuskan untuk melakukan aksi protes kreatif tersebut.

Aksi satire ini mendapat reaksi beragam dari komunitas global, di mana sebagian pihak memuji keberanian Zhazha dalam mengambil kendali atas narasi yang menyudutkannya. Mereka menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk pembelaan terhadap hak individu dan kebebasan berekspresi.

Meskipun demikian, muncul kekhawatiran dari sejumlah netizen internasional terkait penggunaan cat hitam pada seluruh wajah yang dianggap sensitif di beberapa budaya. Hingga kini, diskusi mengenai batasan busana dan representasi perempuan dalam industri esports masih terus bergulir di berbagai platform media sosial.

Recommended