Influencer Brasil Diduga Rekayasa Penculikan Demi Followers

Monniky Fraga, influencer Brasil, ditangkap karena diduga merekayasa penculikannya sendiri untuk meningkatkan jumlah pengikut di media sosial.

Seorang influencer asal Brasil, Monniky Fraga (27), ditangkap atas tuduhan merekayasa penculikannya sendiri. Tujuannya diduga untuk meningkatkan jumlah pengikut (followers) di akun media sosialnya.

Fraga mengklaim kepada lebih dari 48.000 pengikutnya bahwa ia dan suaminya diculik oleh tiga pria bersenjata di luar rumah mereka di Igarassu, Brasil, pada April tahun lalu. Dalam laporannya, suaminya dirampok dan dipukuli, sebuah pengalaman yang disebut Fraga sangat mengerikan.

Dalam video yang dipublikasikan, Fraga menceritakan bahwa para pelaku mengancam akan menyiksa mereka jika uang tebusan tidak dibayarkan. Suaminya, Lucas, diserang saat menyerahkan barang-barang berharga. Pasangan itu diklaim diseret ke area hutan, ditahan selama berjam-jam, dan dibebaskan setelah uang tebusan diserahkan.

Namun, penyelidikan polisi mengungkap fakta yang berbeda. Mereka meyakini Fraga merekayasa seluruh kejadian untuk mendapatkan perhatian media. Kisahnya bahkan sempat diliput oleh beberapa media.

Detektif Cley Anderson menjelaskan bahwa investigasi menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa penculikan tersebut adalah hasil rencana antara Fraga dan salah satu pelaku.

Menurut laporan Mirror, Jumat (27/3/2026), operasi penangkapan melibatkan 30 petugas polisi. Selain Fraga, polisi juga mengidentifikasi tiga orang lain yang terlibat dalam skenario penculikan palsu tersebut.

Investigasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa Fraga tidak hanya mengetahui rencana tersebut, tetapi juga menyetujuinya sebelumnya. Ia bahkan tetap berhubungan dengan salah satu pelaku setelah kejadian itu, kata Detektif Anderson.

Sementara itu, suami Fraga dilaporkan tidak mengetahui rencana tersebut. "Sepanjang waktu, ia tetap menyatakan bahwa ia benar-benar percaya itu adalah penculikan sungguhan," ujar detektif Anderson.

Pengacara Fraga telah mengajukan permohonan agar kliennya dibebaskan dari tahanan dan ditempatkan di bawah tahanan rumah dengan alasan ia memiliki anak-anak kecil. Fraga sendiri tetap bersikeras bahwa ia benar-benar diculik.

Fraga diperkirakan akan menghadapi tuduhan pemerasan, menghalangi proses peradilan, dan membuang-buang waktu polisi. Dalam sebuah video daring, ia menyatakan dirinya benar-benar menghabiskan waktu berjam-jam di hutan saat diculik.

"Saya tidak tahu apakah saya akan berhasil kembali. Ada sungai di sana, dan sepanjang waktu saya berpikir mereka akan membunuh saya dan melemparkan saya ke sana, dan saya tidak akan pernah melihat siapa pun lagi," ungkapnya.

"Yang kupikirkan hanyalah anak-anakku. Mereka memukuli Lucas. Mereka mengincar beberapa kalung emas yang pernah kuposting. Dan aku berkata, 'Kalung emas itu bukan milikku'," tutupnya.

Recommended