Luke Riley Terinspirasi Petarung Inggris untuk Berkarier di UFC

Petarung MMA, Luke Riley, mengaku terinspirasi oleh kesuksesan petarung Inggris lain seperti Tom Aspinall dan Leon Edwards di UFC.

Perjalanan karier Luke Riley di dunia Mixed Martial Arts (MMA) tak lepas dari inspirasi yang ia dapatkan dari para petarung Inggris yang telah lebih dulu sukses di Ultimate Fighting Championship (UFC).

Tom Aspinall, Leon Edwards, dan Paddy Pimblett menjadi figur penting yang membuka jalan bagi generasi petarung Inggris selanjutnya, termasuk Riley.

Memulai karier profesionalnya pada tahun 2021, Riley kini berhasil menembus UFC dengan rekor tak terkalahkan 12-0, sebagian besar diraih melalui kemenangan KO. Debutnya di UFC Fight Night juga berjalan mulus dengan kemenangan cepat atas Bogdan Grad.

Riley mengakui bahwa keberhasilan para seniornya dari Inggris telah menjadi fondasi yang mempermudah jalannya menuju kompetisi tertinggi. Ia menjadikan mereka sebagai panutan dalam meniti karier di dunia MMA.

"Seratus persen. Mereka adalah inspirasi besar, mereka telah membuka jalan bagi kami para petarung Inggris," ujar Riley dalam wawancaranya dengan Bola.com.

"Mereka menunjukkan kepada petarung yang lebih muda cara yang harus dilakukan. Jadi tentu saja saya menjadikan mereka panutan atas apa yang telah mereka lakukan," jelasnya.

Di tengah kariernya yang terus menanjak, Riley juga memberikan pesan kepada para penggemar dan anak muda yang ingin mengikuti jejaknya di dunia MMA. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan fokus dalam menghadapi kerasnya dunia pertarungan.

"Berkarier di MMA itu sangat sulit. Tetaplah di gym, jangan dengarkan semua omong kosong, jangan keluar, dan jangan teralihkan oleh gangguan yang akan Anda sesali di kemudian hari," imbuh Riley.

"Jangan terdistraksi, tetap fokus dan bekerja keras. Jika itu memang takdirnya maka itu akan terjadi, jika tidak, begitulah hidup karena hidup tidak selalu adil," tuturnya.

Kegemaran di Luar Oktagon

Di luar arena pertarungan, Riley ternyata memiliki minat pada olahraga lain, meski tidak lagi menjadi prioritas utama. Sepak bola tetap menjadi bagian dari identitasnya sebagai orang Inggris.

"Saya mendukung Liverpool, tetapi saya tidak terlalu mengikuti sepak bola lagi seperti saat masih muda. Sekarang saya lebih menikmati bermain padel jika punya waktu luang," ucap Riley.

"Bertarung adalah hidup saya sekarang, jadi saya lebih fokus ke sana. Namun, saya tetap menyukai sedikit aktivitas lain seperti padel dan menikmati waktu dengan hal-hal sederhana," terangnya.

Keinginan Menjelajahi Asia

Selain fokus pada karier, Riley juga mengungkapkan ketertarikannya untuk menjelajahi negara-negara di Asia, termasuk Indonesia. Ia berencana untuk mengunjungi Bali suatu saat nanti.

"Saya benar-benar ingin mengunjungi Indonesia. Saya harus datang ke sana suatu hari nanti, saya sangat ingin ke Bali," terang Riley.

"Saya suka Asia. Saya ingin berkeliling ke Indonesia, Malaysia, Vietnam, Korea, Jepang, dan saya ingin melakukan tur Asia suatu hari nanti," papar Riley.

Recommended