Inter Milan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan saat menjamu AS Roma dalam lanjutan kompetisi Liga Italia. Pertandingan yang digelar di Giuseppe Meazza pada Senin (6/4/2026) tersebut diwarnai oleh tujuh gol. Nerazzurri sukses menundukkan tamunya dengan skor akhir 5-2.
Hasil ini tidak hanya mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen sementara, tetapi juga menunjukkan konsistensi performa mereka sepanjang musim. Dikutip dari Bola, Inter kini mengumpulkan 72 poin, unggul sembilan angka dari tim pesaing terdekat.
Sementara itu, AS Roma harus puas tertahan di posisi keenam dengan 54 poin. Kekalahan ini menjadi hambatan serius bagi Giallorossi dalam upaya mereka untuk menembus zona empat besar Liga Champions.
Inter Milan langsung menunjukkan dominasinya sejak peluit awal pertandingan dibunyikan. Baru satu menit laga berjalan, penyerang andalan Lautaro Martinez berhasil membuka keunggulan untuk tuan rumah.
Gol cepat tersebut berawal dari umpan terukur yang dikirimkan oleh Marcus Thuram dari sisi kanan lapangan. Dengan sigap, Lautaro menyambut bola dan mengubah skor menjadi 1-0. Tekanan Inter terus berlanjut, dengan Federico Dimarco sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang masih dapat diamankan oleh kiper Roma, Mile Svilar.
AS Roma sempat mencoba keluar dari tekanan dan menciptakan peluang melalui sundulan Donyel Malen. Namun, kiper Inter, Yann Sommer, tampil tangguh di bawah mistar gawang.
Roma Sempat Menyamakan Kedudukan Sebelum Inter Kembali Unggul
Upaya Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-40. Gianluca Mancini berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut tercipta melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan silang dari Devyne Rensch.
Namun, keunggulan Roma tidak bertahan lama. Tepat di masa injury time babak pertama, Hakan Calhanoglu mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti. Tembakan melengkungnya tidak mampu diantisipasi oleh Svilar, memastikan Inter kembali unggul 2-1 saat jeda istirahat.
Dominasi Inter di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Inter Milan tampil semakin agresif dan memperlebar keunggulan mereka. Lautaro Martinez kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52.
Lagi-lagi, Marcus Thuram menjadi kreator gol kedua Lautaro. Umpan matangnya berhasil diselesaikan Lautaro dengan tembakan mendatar yang tak terbendung. Hanya tiga menit berselang, giliran Thuram yang mencetak gol.
Ia menanduk bola hasil sepak pojok dari Calhanoglu, memperlebar keunggulan menjadi 4-1. Inter belum berhenti mencetak gol. Pada menit ke-63, Nicolo Barella menambah gol kelima Inter melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti.
AS Roma sempat memperkecil ketertinggalan melalui Lorenzo Pellegrini di menit ke-70, memanfaatkan umpan tarik dari Donyel Malen. Namun, hingga pertandingan usai, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Kemenangan besar ini semakin mengukuhkan Inter Milan sebagai kandidat utama perburuan gelar juara Liga Italia musim ini. Sementara itu, AS Roma dituntut untuk segera berbenah demi menjaga peluang mereka finis di zona Liga Champions.