Maarten Paes Dikritik Legenda Belanda Usai Laga Ajax

Penampilan Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam menuai kritik dari legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, usai kekalahan tim.

Penampilan penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie 2025/2026 menuai sorotan tajam. Meski telah tampil tiga kali, ia tak lepas dari kritik.

Maarten Paes langsung menjadi pilihan utama Ajax Amsterdam sejak didatangkan dari FC Dallas pada Januari 2026. Ia mengisi posisi yang ditinggalkan Vitezslav Jaros karena cedera.

Debut Paes terjadi saat Ajax bermain imbang 1-1 melawan NEC Nijmegen. Kemudian, Ajax bermain imbang 0-0 melawan PEC Zwolle pada laga kedua. Penampilan terkininya adalah saat Ajax dibekuk Groningen 1-3.

Calvin Verdonk mengaku antusias untuk reuni dengan Maarten Paes saat Timnas Indonesia tampil di FIFA Series 2026 pada 27–30 Maret 2026.

Kritikan kali ini datang dari legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, yang juga pernah bermain untuk Ajax. Ia mengkritik kinerja Paes di bawah mistar gawang dan pernyataannya yang dianggap kurang tepat.

Van der Vaart heran dengan pernyataan Paes yang menyebut Ajax saat ini bukanlah sebuah tim dan menunjukkan kurangnya kepemimpinan usai kekalahan dari Groningen.

"Saya akan mengirim kiper itu langsung kembali ke asalnya, dari mana dia berasal, Amerika?" ucap Van der Vaart dalam siaran Rondo di Ziggo Sport.

Menurutnya, meskipun Paes tangkas dalam menghalau serangan, ada beberapa aksi yang mengundang kekhawatiran, terutama dalam permainan build-up.

"Dia baru bergabung dengan tim dan harus membuktikan segalanya. Lalu dia bilang mereka bukan tim, yang menurutku sangat mudah. Dia menghentikan bola, berlari keluar kotak penalti, dan memaki semua orang. Saya sama sekali tidak bisa memahami itu," lanjut Rafael van der Vaart.

Henk ten Cate, mantan pemain dan pelatih asal Belanda, juga sependapat dengan Van der Vaart.

"Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa Anda katakan begitu cepat setelah pertandingan. Terutama tidak ketika pelatih sedang berada di bawah tekanan, ketika keadaan tidak berjalan baik, dan Anda baru memulai. Itu sama sekali tidak mungkin," pungkas Henk ten Cate.

Recommended