Kondisi internal Juventus dilaporkan mulai bergejolak akibat ketegangan yang melibatkan pelatih Luciano Spalletti dan CEO klub, Damien Comolli.
Seperti dikutip dari Bola, Luciano Spalletti berencana melakukan diskusi krusial dengan pemilik Juventus, John Elkann, setelah rangkaian hasil buruk menempatkan Bianconeri dalam risiko gagal menembus Liga Champions.
Kekalahan teranyar dari Fiorentina membuat posisi Juventus melorot dan kini berjarak dua poin dari area empat besar Serie A, padahal kompetisi hanya menyisakan satu pertandingan.
Hubungan buruk antara Luciano Spalletti dan Damien Comolli dipicu oleh sejumlah persoalan mendasar, salah satunya mengenai kebijakan belanja pemain.
Luciano Spalletti dilaporkan sempat meminta tambahan penyerang baru pada bursa transfer Januari lalu, namun permohonan tersebut tidak diakomodasi oleh pihak manajemen.
Faktor lain yang memicu keretakan adalah ketidakjelasan fungsi direktur teknik Francois Modesto dalam susunan organisasi klub yang membuat sang pelatih kebingungan.
Kondisi kurang nyaman juga dirasakan oleh juru taktik asal Italia tersebut terkait besarnya peran Riccardo Pecini, yang bertindak sebagai konsultan transfer utama sekaligus kepala departemen scouting.
Keresahan muncul karena posisi Riccardo Pecini bukan merupakan bagian dari staf eksklusif milik Juventus.
Guna mengatasi hambatan komunikasi, Luciano Spalletti menginginkan kehadiran sosok mediator baru yang menghubungkan skuad dengan manajemen klub.
Mantan direktur Juventus yang saat ini berkarier di Rio Ave, Matteo Tognozzi, muncul sebagai figur potensial untuk dibawa pulang ke Turin.
Kendati demikian, Luciano Spalletti tidak menuntut pemecatan Damien Comolli dari jabatannya.
Dirinya hanya mendesak agar otoritas CEO asal Prancis tersebut dalam ranah teknis serta kebijakan olahraga dikurangi.
Ketegangan internal ini semakin diperparah oleh hasil laga terkini saat Juventus menjamu Fiorentina di Allianz Stadium.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, skuad Bianconeri justru takluk dari tim tamu dengan skor akhir dua gol tanpa balas.
Dua gol penentu kemenangan Fiorentina masing-masing dilesakkan oleh Cher Ndour pada menit ke-34 dan Rolando Mandragora pada menit ke-83.
Kekalahan tersebut memaksa Juventus terlempar dari zona empat besar klasemen sementara Serie A.
Juventus kini tertahan di peringkat keenam dengan raihan 68 poin, terpaut dua angka dari AS Roma yang menduduki peringkat keempat sebagai batas terakhir tiket Liga Champions.
Sementara itu, AC Milan menempati posisi ketiga lewat perolehan 70 poin, hanya unggul tipis dua angka dari Como dan Juventus yang membayangi di urutan kelima serta keenam.