Jakarta Pertamina Enduro Buru Satu Poin di Seri Semarang

Jakarta Pertamina Enduro hanya butuh tambahan satu poin di seri Semarang pada 17-19 April 2026 untuk mengamankan tiket Grand Final Proliga 2026.

Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menargetkan raihan minimal satu poin tambahan pada seri terakhir babak Final Four Proliga 2026 yang dijadwalkan berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, mulai Jumat, 17 April 2026 hingga 19 April 2026. Perolehan tersebut menjadi syarat mutlak bagi tim untuk memastikan langkah menuju babak Grand Final musim ini.

Dilansir dari Bola, klub voli putri tersebut saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Final Four di bawah Gresik Phonska. JPE sebelumnya berhasil mengantongi kemenangan penting dengan skor 3-2 atas Jakarta Electric PLN Mobile di GOR Sritex Arena, Solo, pada Minggu (12/4/2026) malam.

Kemenangan dramatis tersebut tidak lepas dari kontribusi signifikan dua pemain andalan, Irina Voronkova dan Megawati Hangestri Pertiwi. Hasil di Solo memberikan modal positif bagi tim asuhan pelatih Bülent Karslıoğlu sebelum menghadapi fase krusial di Semarang yang akan menentukan posisi akhir di klasemen.

Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menyatakan bahwa fokus utama tim adalah mengamankan poin secara mandiri. Pihaknya tidak ingin menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain atau berbagai skenario klasemen yang masih mungkin terjadi di Seri Semarang.

"Kami berada di posisi yang cukup baik, tetapi belum aman. Fokus kami adalah mengamankan satu poin yang kami butuhkan tanpa harus bergantung pada skenario lain," kata Werry Prayogi, Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro.

Werry menambahkan bahwa persiapan tim saat ini difokuskan pada peningkatan konsistensi permainan. Kesiapan mental para pemain juga menjadi perhatian khusus untuk menghadapi tekanan besar dalam pertandingan penentuan yang melibatkan margin poin sangat ketat antar tim peserta.

Pelatih Bülent Karslıoğlu menjelaskan bahwa tim sedang menjalani fase pematangan akhir dengan menekankan stabilitas di seluruh sektor. Evaluasi menyeluruh dilakukan terutama pada aspek penerimaan servis (receive), serta efektivitas dalam serangan maupun pertahanan untuk menjaga performa di lapangan.

Bülent juga menyoroti pentingnya pengambilan keputusan oleh para pemain pada poin-poin krusial. Kedisiplinan sejak awal laga dianggap sebagai faktor penentu agar tim tidak kehilangan momentum saat menghadapi lawan-lawan tangguh di seri penutup ini.

Berdasarkan jadwal yang dirilis, Jakarta Pertamina Enduro akan memulai perjuangan di Semarang dengan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada 17 April 2026. Laga penutup mereka akan mempertemukan JPE dengan pemuncak klasemen sementara, Gresik Phonska, pada 19 April 2026.

Recommended