Jakarta Popsivo Polwan membuka peluang besar untuk mengunci posisi ketiga dalam sektor putri Proliga 2026. Seperti dilansir dari Bola, tim ini tampil meyakinkan dengan menundukkan Jakarta Electric PLN Mobile tiga set langsung.
Pertandingan leg pertama perebutan peringkat ketiga Proliga 2026 tersebut berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada Selasa malam WIB. Tim asuhan Darko Dobriskov meraih kemenangan telak dengan skor akhir 3-0 (25-20, 25-22, 25-21).
Hasil positif ini membuat Jakarta Popsivo Polwan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi pada leg kedua. Pertandingan penentu tersebut dijadwalkan berlangsung di lokasi yang sama pada Rabu.
Duet legiun asing Malwina Smarzek dan Yonkaira Pena menjadi motor utama kemenangan Jakarta Popsivo Polwan. Performa dominan mereka sepanjang laga berulang kali menyulitkan lini pertahanan Jakarta Electric PLN yang mengandalkan Neriman Ozsoy serta Kara Bajema.
Sejak awal laga, Jakarta Popsivo Polwan langsung menaruh pilar terbaik mereka seperti Amalia Fajrina, Chelsa Berliana, Yonkaira Pena, Malwina Smarzek, Naysilla, dan Sania. Tekanan agresif membuat mereka memimpin 13-7 di set pertama.
Jakarta Electric PLN sempat berusaha mengejar untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 15-19, kemudian 19-22. Namun, momentum mereka terhenti setelah challenge krusial yang diajukan gagal, sehingga set pertama ditutup 25-20 untuk Jakarta Popsivo Polwan.
Memasuki set kedua, Jakarta Electric PLN sempat memegang kendali dengan keunggulan 8-4. Situasi berbalik setelah time out ketika serangan dari Malwina Smarzek dan Yonkaira Pena membawa Jakarta Popsivo Polwan berbalik unggul 13-12.
Persaingan ketat terus terjadi hingga menyentuh angka 22-20. Dalam situasi krusial, ketenangan Yonkaira Pena berhasil membawa timnya meraih set point sebelum akhirnya mengunci set kedua dengan skor 22-25.
Intensitas serangan Jakarta Popsivo Polwan tidak menurun pada set ketiga. Malwina Smarzek membawa timnya memimpin cepat 8-4, walau lawan sempat mendekat 10-12 melalui aksi Kara Bajema.
Saat memasuki fase poin tua, Jakarta Popsivo Polwan menjauh menjadi 19-14. Jakarta Electric PLN sempat memotong selisih skor menjadi 17-19, namun Jakarta Popsivo Polwan tetap tenang untuk mengakhiri set ketiga dengan skor 25-21.
Kekalahan ini membuat Jakarta Electric PLN wajib memetik kemenangan pada leg kedua. Hal tersebut menjadi satu-satunya cara jika mereka ingin memaksakan pertandingan berlanjut ke babak golden set.
Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobriskov, mengaku puas dengan performa skuadnya. Beliau meminta anak asuhnya untuk tetap mempertahankan konsistensi pada laga berikutnya.
"Hanya satu yang saya minta kepada anak-anak, bermain full power," ujar Darko seusai pertandingan.
Di sisi lain, asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Amasyah Manganang, menyesali banyaknya kekeliruan yang dilakukan oleh timnya dalam pertandingan ini.
"Kekalahan ini tidak kami kehendaki. Banyak kesalahan yang tidak diinginkan," kata Amasyah.
Sementara itu, Libero Jakarta Popsivo Polwan, Sania Clarisa Putri, menilai hasil maksimal ini bisa digapai karena seluruh strategi tim di lapangan dapat dieksekusi dengan baik.
"Semua berjalan lancar," ucap Sania.