Jasa Marga Siagakan Motoris di Tol MBZ Mudik Lebaran 2026

Jasa Marga menyiagakan petugas motoris di Tol Layang MBZ untuk mempercepat penanganan kejadian selama arus mudik Lebaran 2026.

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) menyiagakan petugas motoris di Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) selama arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini bertujuan mempercepat penanganan kejadian dan membantu kelancaran lalu lintas.

Motoris bertugas dalam pengaturan lalu lintas, penanganan kecelakaan, dan membantu pengguna jalan yang kehabisan BBM. Kehadiran mereka diharapkan mampu mempercepat respons terhadap berbagai situasi di lapangan, terutama saat terjadi kepadatan.

Petugas motoris disiagakan untuk membantu penanganan kondisi yang berpotensi menghambat mobilitas kendaraan patroli operasional. Dengan menggunakan sepeda motor, petugas dapat menjangkau lokasi kejadian lebih cepat.

Dalam pelaksanaannya, motoris memiliki sejumlah fungsi utama, termasuk membantu pengguna jalan yang kehabisan BBM dengan memberikan bantuan pengisian di lokasi.

Selain itu, mereka juga bertugas membantu pengaturan lalu lintas saat terjadi kepadatan kendaraan, serta membantu penanganan berbagai hambatan lalu lintas seperti kecelakaan, kendaraan yang mengalami gangguan, hingga kejadian kebakaran ringan.

Keberadaan motoris juga berperan sebagai respon awal apabila terjadi kendala di tengah kepadatan lalu lintas, terutama pada kondisi ketika kendaraan patroli operasional sulit menjangkau lokasi kejadian secara cepat. Motoris dapat melakukan tindakan awal untuk mengamankan lokasi serta memberikan bantuan kepada pengguna jalan hingga petugas operasional lainnya tiba di tempat kejadian.

PT JJC menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan operasional yang aman, cepat, dan responsif bagi seluruh pengguna jalan, terutama selama periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Selain menyiapkan petugas di lapangan, perusahaan juga mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, pengendara juga diminta memastikan kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM), serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca seperti hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.

Recommended