Klub raksasa Italia, Juventus, dilaporkan mulai membuka peluang untuk melepas gelandang internasional Belanda, Teun Koopmeiners, pada bursa transfer musim panas mendatang yang dijadwalkan mulai dibuka pada Juli 2026. Keputusan ini diambil manajemen menyusul performa pemain yang dianggap belum memenuhi ekspektasi klub sejak didatangkan dari Atalanta.
Dilansir dari Bola mengutip laporan Tuttosport, dua klub besar Eropa yakni Manchester United dan Galatasaray saat ini menjadi peminat paling serius untuk mengamankan tanda tangan pemain berusia 28 tahun tersebut. Juventus telah menetapkan angka minimal bagi klub manapun yang ingin memboyong Koopmeiners musim depan.
Manajemen Si Nyonya Tua menetapkan banderol harga sebesar 30 juta euro atau setara Rp605,2 miliar demi menghindari kerugian finansial yang terlalu besar. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan biaya yang dikeluarkan Juventus saat menebus sang pemain senilai 58,4 juta euro pada musim panas 2024.
Perjalanan Koopmeiners di Turin musim ini diwarnai dengan ketidakkonsistenan peran di lapangan. Akibat krisis cedera yang melanda lini belakang Juventus, ia sempat digeser menjadi bagian dari skema tiga bek dan dinilai cukup efektif menjalankan peran darurat tersebut.
Namun posisi Koopmeiners kembali terpinggirkan setelah deretan pemain bertahan utama tim pulih dari cedera. Kondisi tersebut menyebabkannya lebih sering menghuni bangku cadangan dan kehilangan tempat reguler di susunan pemain utama pilihan pelatih.
Sepanjang musim ini berjalan, pemain Timnas Belanda tersebut telah mencatatkan total 40 penampilan kompetitif di berbagai ajang. Menariknya, dua gol yang ia koleksi musim ini justru dicetak ke gawang Galatasaray dalam babak play-off Liga Champions.
Hingga saat ini, hanya Manchester United dan Galatasaray yang disebut-sebut bersedia menyanggupi permintaan harga yang dipatok oleh Juventus. Kepindahan Koopmeiners diperkirakan akan menjadi salah satu agenda utama Juventus untuk merombak komposisi skuad menjelang musim baru mendatang.