Kemenhub Buka Kembali Operasional KRL Cikarang-Bekasi Siang Ini

Layanan KRL Cikarang-Bekasi kembali beroperasi Rabu siang (29/4/2026) setelah mendapat izin KNKT dan selesainya evakuasi 106 korban.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Cikarang-Bekasi mulai beroperasi kembali pada Rabu (29/4/2026) siang. Keputusan ini diambil setelah otoritas terkait mendapatkan persetujuan keamanan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Apabila sudah ada clearance dari KNKT, siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek yang dari Cikarang dan Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi," kata Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Hingga Rabu pagi, perjalanan kereta masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi karena jalur operasional dihentikan sementara. Sebelum pembukaan resmi, tim teknis melakukan uji coba menyeluruh di kawasan Stasiun Bekasi Timur yang mencakup pemeriksaan kelaikan rel dan sistem persinyalan.

Kementerian Perhubungan menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam mempersiapkan pembukaan kembali stasiun. Penegasan ini disampaikan kepada PT KAI agar seluruh jalur yang dilintasi KRL dipastikan benar-benar aman bagi penumpang.

Proses evakuasi terhadap seluruh korban di lokasi kejadian juga dilaporkan telah rampung. Berdasarkan data terbaru, total korban tercatat sebanyak 106 penumpang dengan rincian 15 orang meninggal dunia dan 91 orang mengalami luka-luka.

Sebanyak 38 dari 91 penumpang yang terluka telah diizinkan pulang ke rumah masing-masing. Pemerintah berharap sisa korban luka yang masih dalam perawatan medis dapat segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa tim di lapangan melakukan proses evakuasi dengan penuh kehati-hatian. Pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf atas gangguan mobilitas yang dialami pelanggan akibat insiden di wilayah Bekasi tersebut.

"Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi," ujar Anne Purba dalam keterangan resminya. Saat ini PT KAI terus memperbarui informasi penanganan di lapangan melalui kanal komunikasi resmi dan Contact Center 121.

Recommended