Kemenpora Lakukan Rotasi Pejabat, Dorong Profesionalisme dan Transformasi Kinerja

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan rotasi pejabat demi profesionalisme, melibatkan 34% perempuan dan 13% pemimpin muda, efektif 1 April 2026.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menerapkan penyegaran budaya kerja melalui rotasi pejabat di lingkungan kementeriannya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen serius dalam transformasi serta peningkatan profesionalisme kinerja Kemenpora, dilansir dari Bola.

Dalam rotasi tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menetapkan komposisi pejabat struktural Kemenpora dengan 34 persen pemberdayaan perempuan dan 13 persen pemimpin muda yang berusia di bawah 40 tahun. Saat ini, Kemenpora memiliki 46 pejabat struktural, terdiri dari 30 pria dan 16 perempuan. Sebanyak 40 pejabat berusia 40 tahunan, sementara 6 pejabat berusia di bawah 40 tahun.

Erick Thohir mengungkapkan bahwa transformasi Kemenpora menitikberatkan pada adaptabilitas pejabat, orientasi pelayanan publik, dan peran sebagai agen perubahan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang dinamis, berdaya saing, dan mampu mempercepat akselerasi kinerja pada tahun 2026.

"Kami mendorong profesionalisme, integritas, dan kerja keras seluruh insan Kemenpora agar transformasi ini benar-benar terwujud dengan orientasi hasil yang jelas dan terukur," ujar Menpora Erick Thohir pada Rabu (1/4/2026).

Erick Thohir juga menambahkan, "Selamat atas amanah baru yang diemban, kita akan bersama-sama berusaha keras agar Kemenpora bisa menciptakan pemuda-pemudi yang berkarakter, berdaya saing serta meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di masa depan."

Salah satu pejabat termuda yang diangkat adalah Muhammad Jari Badri, 26 tahun, yang kini menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Sub-bagian Protokol. Jari menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab baru ini dengan sebaik-baiknya.

"Saya masih junior di sini, tapi pasti harus siap dan juga mampu melaksanakan apa yang diperintahkan atasan. Saya harus membuktikannya, khususnya kepada pak menteri yang telah mempercayai saya," tuturnya.

Sementara itu, Sarlawati Gita Afrianingsih, 33 tahun, yang dipercaya sebagai Kepala Bagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan, menyatakan rasa bangga dan bertekad mengemban amanah. "Dengan banyaknya anak muda dan perempuan tentunya sangat bangga dan semoga Allah Tuhan dapat menolong saya untuk menjalankan amanah ini," ucapnya.

Ummi Alifah, Plt. Kepala Sub-bagian Staf Ahli Kemenpora, 32 tahun, juga menyampaikan kebanggaannya. "Saya merasa mendapat keistimewaan ternyata perempuan bisa untuk mengisi jabatan-jabatan strategis dan struktural di Kemenpora. Saya senang mendapatkan amanah besar ini dan saya berharap sebagai perempuan dapat melakukan kinerja yang baik, profesional dan berintegritas," pungkasnya.

Recommended