Bek Borussia Monchengladbach, Kevin Diks, dilaporkan telah pulih dari cedera dan siap bertanding melawan tuan rumah Wolfsburg pada pekan ke-31 Bundesliga di Volkswagen Arena, Sabtu (26/4/2026) malam WIB.
Kondisi kesehatan pemain Timnas Indonesia ini berangsur membaik setelah sebelumnya terpaksa ditarik keluar lapangan saat menghadapi Mainz akhir pekan lalu. Dilansir dari Bola, Diks sempat mengalami masalah pada otot adduktor di bagian pahanya.
Masalah kebugaran yang dialami pemain berusia 29 tahun itu diduga terjadi akibat tingginya beban kerja sejak bergabung dengan Die Fohlen pada musim panas 2025. Diks tercatat telah bermain dalam 27 pertandingan dengan total durasi 2.267 menit.
Pelatih Monchengladbach, Eugen Polanski, mengonfirmasi bahwa tim medis telah memantau perkembangan sang bek dengan sangat hati-hati selama beberapa hari terakhir. Ia menegaskan tidak ada kemunduran besar dalam proses pemulihan pemain andalannya tersebut.
"Secara umum, kami telah melewati minggu ini dengan baik, dan kami tidak mengalami kemunduran besar. Kami harus mengatur beban kerja Kevin Diks dengan hati-hati selama beberapa hari terakhir," kata Eugen Polanski, Pelatih Monchengladbach.
Polanski menambahkan bahwa dirinya sempat mempertimbangkan untuk melakukan rotasi pada komposisi tim utama. Namun, ia tetap memprioritaskan stabilitas tim karena perubahan yang terlalu banyak berisiko memberikan dampak negatif pada performa di lapangan.
Laga melawan Wolfsburg menjadi krusial bagi Monchengladbach yang kini tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan raihan 31 poin. Mereka hanya terpaut tujuh angka dari zona degradasi dengan menyisakan empat pertandingan musim ini.
Monchengladbach tercatat belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di Bundesliga. Klub tersebut terakhir kali memetik poin penuh saat mengalahkan St. Pauli dengan skor 2-0 pada pertengahan Maret lalu.
Wolfsburg sendiri datang dengan modal positif setelah meraih kemenangan atas Union Berlin pekan lalu. Polanski meminta anak asuhnya tetap fokus selama 90 menit penuh guna menghindari kesalahan kecil yang bisa berakibat fatal bagi posisi mereka di klasemen.