Klub Sepak Bola Profesional Mengincar Kompetisi Asia, Ini Alasannya

Kompetisi di level Asia menjadi target klub sepak bola profesional karena berbagai keuntungan yang bisa didapatkan.

Keikutsertaan dalam kompetisi tingkat Asia menjadi dambaan banyak klub sepak bola profesional karena berbagai manfaat yang ditawarkan.

Salah satu keuntungan utama adalah peningkatan gengsi klub yang bersaing dan dikenal di kancah internasional. Selain itu, penerapan peringkat liga domestik oleh AFC secara langsung memengaruhi posisi BRI Super League yang dioperatori oleh ILeague.

Semakin tinggi peringkat liga domestik, semakin banyak perwakilan yang berhak tampil di kompetisi antarklub Asia. Mulai musim 2024/2025, AFC melakukan perubahan sistem kompetisi antarklub menjadi tiga tingkatan utama: AFC Champions League Elite (ACLE) sebagai level tertinggi, AFC Champions League Two (ACL2) sebagai level kedua (sebelumnya Piala AFC), dan AFC Challenge League (ACGL) sebagai level ketiga.

Dengan Liga Indonesia yang masih berada di peringkat ke-18 dalam daftar antarklub Asia, BRI Super League hanya mendapatkan dua jatah perwakilan. Musim ini, Persib sebagai juara bertahan berhak bermain di ACL2, sementara Dewa United berpartisipasi di ACGL.

Untuk mencapai babak perempat final, Persib dan Dewa United harus melewati babak playoff terlebih dahulu. Persib harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Ratchaburi FC, dengan agregat 1-3. Sementara Dewa United dikalahkan Manila Diggers dengan agregat 2-3.

Meski terhenti di perempat final, Persib mengumpulkan pendapatan sebesar Rp14,93 miliar yang berasal dari bonus performa Rp3,1 miliar, fee partisipasi Rp5,89 miliar, dan price money Rp7,47 miliar. Dewa United juga meraih pemasukan sebesar Rp6,82 miliar yang meliputi bonus performa Rp620 juta, fee partisipasi Rp2,79 miliar, dan price money Rp3,41 miliar.

Penghasilan ini masih bersifat kotor karena belum dikurangi biaya operasional tim untuk menggelar pertandingan kandang dan biaya perjalanan saat bermain di luar negeri. Namun, tambahan dana ini dapat membantu Persib dan Dewa United dalam berbelanja pemain di bursa transfer musim depan.

Recommended