Steve McClaren Ungkap Perselisihan Cristiano Ronaldo dan Erik ten Hag

Mantan asisten pelatih Manchester United Steve McClaren membeberkan detail keretakan ruang ganti akibat perselisihan Cristiano Ronaldo dan Erik ten Hag.

Mantan asisten pelatih Manchester United, Steve McClaren, membeberkan penyebab keretakan ruang ganti Setan Merah akibat perselisihan antara Cristiano Ronaldo dan Erik ten Hag pada sesi wawancara yang dirilis Minggu (3/5/2026).

Krisis internal tersebut dipicu oleh ketidakmampuan Ronaldo memenuhi tuntutan taktis Ten Hag yang mewajibkan seluruh pemain melakukan pressing ketat saat kehilangan bola. Dilansir dari Bola, perbedaan pandangan ini membagi skuad Manchester United menjadi dua kubu yang saling berseberangan.

McClaren mengungkapkan bahwa instruksi spesifik Ten Hag mengharuskan Ronaldo menutup ruang di tengah dan menjadi pemain pertama yang menekan lawan secara berulang. Ketidakpatuhan terhadap skema permainan modern ini membuat hubungan keduanya memburuk secara signifikan sebelum kontrak Ronaldo akhirnya diputus.

"Erik mencoba menerapkan gaya bermainnya, dan itu yang membuat konflik dengan Ronaldo terus terjadi," kata Steve McClaren, Mantan Asisten Pelatih Manchester United sebagaimana dikutip dari The Athletic via Bola.

Menurut McClaren, sistem permainan sepak bola modern tidak lagi memberi ruang bagi pemain yang enggan bertahan. Penegasan diberikan kepada sang bintang bahwa jika ingin bermain, ia harus bersedia berlari membantu pertahanan sesuai standar pelatih asal Belanda tersebut.

McClaren turut membandingkan situasi tersebut dengan era kepemimpinan Sir Alex Ferguson yang memiliki otoritas mutlak di ruang ganti. Ia menilai tantangan yang dihadapi Ten Hag serupa dengan masalah masa lalu, namun pelatih saat ini memiliki waktu yang lebih terbatas untuk membangun budaya disiplin.

Perubahan sikap pemain generasi sekarang juga menjadi faktor penyulit, di mana rasa hormat terhadap pelatih tidak lagi diberikan secara otomatis. McClaren menyebut pemain masa kini lebih kritis dalam mempertanyakan efektivitas instruksi pelatih jika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.

Recommended