Manajer Leeds United Daniel Farke menegaskan komitmennya untuk mempertahankan bek tengah Pascal Struijk dari incaran tiga klub besar Premier League menjelang pembukaan bursa transfer musim panas pada Rabu, 29 April 2026. Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas lini belakang tim untuk kompetisi musim depan.
Pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi target buruan serius dari Aston Villa, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur. Sebagaimana dilansir dari Bola, performa konsisten Struijk dalam beberapa musim terakhir telah menjadikannya salah satu pilar pertahanan yang paling diminati di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Struijk saat ini masih terikat kontrak di Elland Road hingga 30 Juni 2027 mendatang. Meskipun masa bakti sang bek masih tersisa satu tahun lagi, ketertarikan dari klub-klub rival mulai meningkat seiring dengan ambisi para pengejar untuk memperkuat kedalaman skuad mereka.
Manajemen Leeds United menganggap Struijk sebagai fondasi penting bagi proyek jangka panjang klub di bawah arahan Farke. Keputusan untuk memagari sang bek didukung oleh posisi Leeds yang saat ini berada di jalur aman untuk bertahan di Premier League.
Klub berjuluk The Whites tersebut menduduki peringkat ke-15 klasemen sementara dengan perolehan 40 poin. Catatan ini membuat mereka unggul enam angka di atas Tottenham Hotspur yang tertahan di posisi ke-18 atau batas akhir zona degradasi.
Farke menilai mempertahankan pemain lama yang sudah menyatu dengan sistem tim jauh lebih krusial dibandingkan mendatangkan pemain baru. Hal ini dikarenakan keunggulan Struijk sebagai bek tengah alami yang kidal dan memiliki pengalaman panjang dalam kompetisi domestik.
Hingga saat ini, belum ada rencana dari manajemen Yorkshire untuk membuka negosiasi pelepasan pemain keturunan Indonesia tersebut. Aston Villa dilaporkan tetap memantau situasi Struijk sebagai antisipasi jika mereka berhasil mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions.