Legenda AC Milan, Leonardo, menyatakan keprihatinan mendalam atas absennya Paolo Maldini dalam struktur manajemen klub saat I Rossoneri sedang berjuang mengamankan tiket Liga Champions pada Senin (11/05/2026).
Kekecewaan tersebut muncul seiring kemerosotan performa tim asuhan Luka Modric dkk yang gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir di kompetisi domestik. Berdasarkan laporan dari Bola, Milan saat ini tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 67 poin.
Posisi Milan di zona Liga Champions kini terancam serius karena hanya unggul catatan head-to-head dari AS Roma yang menguntit di posisi kelima. Kekalahan terbaru dengan skor 2-3 dari Atalanta di San Siro semakin meningkatkan tekanan terhadap CEO Giorgio Furlani.
"Kalau Anda punya Paolo Maldini di Milan, saya tidak tahu algoritma seperti apa yang bisa mengatakan bahwa lebih baik tidak memilikinya," ujar Leonardo, Mantan Gelandang Timnas Brasil.
Leonardo menegaskan bahwa sosok Maldini memiliki kualitas yang sulit digantikan oleh sistem modern berbasis data sekalipun. Menurutnya, figur seperti Maldini sangat langka karena mampu bertransformasi dari pemain legendaris menjadi eksekutif klub yang sukses selama tiga dekade.
Kondisi internal Milan kian memanas setelah para pendukung meluapkan kemarahan akibat hasil buruk melawan Sassuolo dan Atalanta. Manajemen di bawah kendali RedBird Capital Partners mendapat sorotan tajam lantaran keputusan mereka memecat Maldini pasca juara Serie A 2021/2022.
Leonardo yang membawa Maldini masuk ke jajaran direksi pada 2018 percaya bahwa mantan kapten tersebut masih memiliki banyak kontribusi untuk sepak bola. Namun, ia menilai struktur politik sepak bola saat ini sering kali menjadi penghalang bagi figur berkompeten.
Milan kini menyisakan dua pertandingan krusial di akhir musim Serie A 2025/2026. Skuad Merah Hitam wajib menyapu bersih kemenangan di laga tersisa guna memastikan diri tetap berlaga di kompetisi kasta tertinggi Eropa musim depan.