Liverpool Siapkan Cuci Gudang dan Perombakan Manajemen Jelang Musim 2026

Liverpool dikabarkan akan melakukan perombakan besar-besaran, termasuk melepas sejumlah pemain bintang dan mengganti jajaran manajemen jelang bursa transfer musim panas 2026.

Liverpool tengah mempersiapkan perombakan besar-besaran menjelang bursa transfer musim panas 2026. Manajer The Reds, Arne Slot, menghadapi tekanan, sementara beberapa pemain kunci dilaporkan akan dilepas untuk memberi ruang bagi wajah-wajah baru di Anfield, seperti dikutip dari Bola.

Situasi ini muncul setelah performa Liverpool yang tidak stabil sepanjang musim 2025/2026. Salah satu kekalahan telak dialami saat mereka ditekuk Manchester City 0-4 dalam laga perempat final Piala FA pada 4 April lalu.

Kondisi tersebut mendorong manajemen The Reds untuk mempertimbangkan langkah drastis, yakni melakukan 'cuci gudang' secara menyeluruh. Beberapa pemain utama disebut-sebut masuk daftar jual klub asal Merseyside tersebut.

Nama-nama seperti Cody Gakpo, Joe Gomez, dan Alexis Mac Allister diperkirakan akan dilepas. Bahkan, gelandang Federico Chiesa serta masa depan Curtis Jones juga masih menjadi tanda tanya.

Sementara itu, di posisi bek kiri, Andy Robertson diprediksi akan hengkang setelah menyelesaikan tugasnya sebagai kapten Timnas Skotlandia di Piala Dunia 2026.

Di lini pertahanan, Liverpool juga dilaporkan hampir menyerah dalam upaya mempertahankan Ibrahima Konate. Kontrak Konate diketahui akan berakhir pada 30 Juni 2026. Sebelumnya, Mohamed Salah telah lebih dulu mengumumkan kepergiannya, meskipun kontraknya masih menyisakan satu tahun dengan bayaran tinggi.

Perombakan besar ini tidak hanya menyentuh skuad pemain, tetapi juga merambat ke jajaran manajemen klub. Direktur Olahraga Richard Hughes dikabarkan bakal meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan salah satu tim di Liga Arab Saudi.

Hughes sebelumnya memiliki peran krusial dalam menunjuk Arne Slot sebagai pengganti Jurgen Klopp pada tahun 2024. Namun, ia juga mendapat kritik karena dinilai gagal mengamankan transfer Marc Guehi, yang pada akhirnya memilih bergabung dengan Manchester City.

Kekhawatiran lebih lanjut muncul dari pihak pemilik klub, Fenway Sports Group, yang cemas kehilangan sosok penting lainnya, Michael Edwards, ke Timur Tengah.

Keluhan Slot dan Rencana Selanjutnya

Manajer Arne Slot sebelumnya sempat mengungkapkan keluhannya terkait kedalaman skuad. Ia menilai timnya kurang memiliki jumlah pemain yang cukup, padahal Liverpool telah menggelontorkan dana besar setelah menjuarai Premier League.

''Kami tidak punya skuad sebesar yang orang kira. Banyak yang fokus pada jumlah uang yang kami keluarkan, tetapi kenyataannya kami hanya punya sekitar 20 pemain, dengan beberapa cedera,'' ujar Slot.

Pernyataan tersebut tampaknya tidak sepenuhnya diterima baik oleh manajemen, mengingat investasi besar yang telah dilakukan. Kini, kontrak Slot yang tersisa satu tahun pun masih dalam ketidakpastian.

Manajemen Liverpool menganggap skuad saat ini terlalu rapuh. Pos gelandang bertahan menjadi prioritas utama dalam daftar belanja klub pada musim panas mendatang.

Target Pemain Baru dan Skenario Manajer

Beberapa nama sudah masuk dalam daftar incaran Liverpool, di antaranya Carlos Baleba, Adam Wharton, dan Elliot Anderson. Selain itu, gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga, juga menjadi target, meskipun harus bersaing ketat dengan Arsenal.

Menariknya, jika Arne Slot benar-benar digantikan, Xabi Alonso muncul sebagai kandidat kuat. Mantan pelatih Real Madrid itu bahkan disebut-sebut ingin membawa talenta muda Arda Guler ke Anfield. Di sisi lain, winger Newcastle United, Anthony Gordon, tetap menjadi incaran utama meskipun dibanderol dengan harga tinggi.

Recommended