Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, berhasil mencatatkan nirbobol dalam kemenangan 3-0 Ajax Amsterdam atas Heracles Almelo pada laga pekan ke-30 Eredivisie di Asito Stadion, Minggu (12/4/2026). Performa ini memperkuat posisi pemain berusia 27 tahun tersebut di skuad utama raksasa Belanda.
Dilansir dari Bola, Paes kini telah mengoleksi tiga kali nirbobol dan baru kebobolan tujuh gol dari total tujuh pertandingan yang dijalaninya di kompetisi kasta tertinggi Belanda tersebut. Kemenangan telak atas Heracles menjadi bukti adaptasi cepat Paes sejak bergabung pada awal tahun ini.
Kehadiran Paes di tim utama dimulai saat ia didatangkan pada bursa transfer musim dingin 2026 untuk menggantikan Remko Pasveer yang hengkang. Namun, cedera parah yang dialami kiper utama Vitezslav Jaros memaksa Paes langsung memikul tanggung jawab besar di bawah mistar gawang.
Meskipun sempat menjadi cadangan saat melawan Fortuna Sittard pada pekan ke-23, Paes langsung dipercaya melakoni debut pada pekan berikutnya melawan NEC Nijmegen. Sejak saat itu, posisinya tidak tergoyahkan seiring absennya para pesaing di sektor penjaga gawang.
Situasi krisis kiper di Ajax Amsterdam semakin terlihat setelah penjaga gawang pelapis, Joeri Heerkens, juga mengalami cedera pergelangan kaki. Kondisi ini membuat Paes menjadi satu-satunya kiper berpengalaman yang siap dimainkan hingga akhir musim 2025/2026.
Pada laga terakhir, bangku cadangan Ajax bahkan hanya diisi oleh dua kiper muda dari tim U-21, yakni Paul Reverson dan Aymean El Hani. Hal ini menunjukkan minimnya opsi senior yang dimiliki pelatih di skuad utama saat ini.
Peluang Maarten Paes untuk tetap menjadi pilihan utama pada musim depan dinilai sangat terbuka lebar mengingat performanya yang konsisten. Keberlanjutan statusnya sebagai kiper nomor satu akan bergantung pada kebijakan transfer klub pada musim panas mendatang.