Hubungan dagang antara wilayah Ternate dengan Portugal yang sempat terjalin sejak abad ke-15 kini merambah ke sektor olahraga. Kerja sama terbaru di dunia sepak bola terwujud lewat kolaborasi antara klub asal Maluku Utara, Malut United, dengan klub raksasa asal Portugal, SL Benfica.
Seperti dikutip dari Bola, kedua belah pihak menyepakati kemitraan teknis jangka panjang untuk mendirikan lembaga pembinaan pesepak bola muda bernama Akademi Merah Putih. Proyek kolaborasi ini dirancang untuk berjalan selama lima tahun ke depan.
Sasaran utama dari program akademi ini adalah anak-anak pada kelompok usia 7 hingga 9 tahun. Proses pembinaan nantinya akan menerapkan kurikulum khusus serta metodologi pelatihan yang dibawa langsung dari Benfica.
Langkah pembentukan Akademi Merah Putih dilandasi oleh kepedulian pemilik klub untuk membantu anak-anak yatim piatu serta keluarga yang kurang beruntung secara ekonomi melalui jalur sepak bola. Proses peresmian fasilitas ini berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Malut United yang baru didirikan pada tahun 2023 memegang teguh filosofi untuk membuka kesempatan besar, membangun harapan baru, serta membagikan kebahagiaan. Prinsip tersebut dinilai selaras dengan misi sosial yang diusung oleh raksasa sepak bola Portugal tersebut.
Pihak manajemen memastikan bahwa pembinaan teknis di dalam akademi akan berjalan beriringan dengan penguatan aspek moral serta spiritual. Pembentukan karakter dan penanaman nilai keagamaan menjadi bagian penting agar para siswa bisa mencapai taraf kehidupan yang lebih baik.
Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit, memberikan penjelasan resmi mengenai target pembinaan jangka pendek dan jangka panjang dari proyek kolaboratif ini.
"Kerja sama awal antara Malut United dan SL Benfica berdurasi 5 tahun. Akademi Merah Putih akan fokus membangun talenta anak usia 7-9 tahun dengan kurikulum dan metodologi dari SL Benfica yang merupakan salah satu klub dengan pengembangan usia muda terbaik di dunia," kata Dirk Soplanit.
Benfica yang dikenal memiliki jaringan pembinaan talenta terbaik di tingkat global juga membawa misi kemanusiaan yang serupa dalam program kemitraan internasional mereka.
Benfica International Business Manager, Lourenco Ferreira, menyampaikan pandangannya mengenai tanggung jawab sosial klub dalam membagikan sistem pembinaan mereka ke komunitas global.
"Benfica memiliki akademi terbaik di dunia. Sehingga kami juga bertanggung jawab untuk memberikan akses metodologi pengembangan usia dini terbaik kepada komunitas. Penting untuk membimbing para peserta sebagai manusia dan calon pesepak bola yang baik," ujar Lourenco Ferreira.
Filosofi Permainan Agresif Benfica Campus
Tim kepelatihan dari Portugal bakal menerapkan prinsip-prinsip taktis yang selama ini dipraktikkan di Benfica Campus. Fokus latihan akan diarahkan pada pembentukan mental juara, ketangguhan fisik, skema permainan menyerang, serta produktivitas gol.
Benfica International Technical Coordinator, Davide Manuel, merinci komponen utama dari filosofi bermain sepak bola yang akan diturunkan kepada para siswa akademi.
"Benfica selalu fokus pada mentalitas pemenang, ketangguhan, bermain menyerang, dan mencetak banyak gol. Filosofi inilah yang akan berusaha kami berikan dalam kerja sama dengan Malut United," tutur Davide Manuel.
Davide Manuel juga menambahkan bahwa profil pemain muda binaan Benfica identik dengan penguasaan aspek teknis yang tinggi. Kemampuan dasar seperti operan, giringan, dan tembakan bola akan terus diasah lewat sesi latihan dengan intensitas tinggi.
Manajemen klub melihat adanya kesamaan karakter yang mencolok antara gaya sepak bola yang berkembang di wilayah Maluku dengan corak permainan khas Portugal.
"Gaya bermain sepak bola Maluku dan Portugal ada kemiripan. Main cepat, agresif dengan mengandalkan skill tinggi. Style ini akan kami kembangkan bersama di Akademi Merah Putih," tutur Dirk Soplanit.
Kombinasi taktis ini diharapkan mampu menjadi warisan jangka panjang yang berkelanjutan bagi dunia sepak bola nasional, khususnya dalam memunculkan talenta berbakat dari kawasan Indonesia Timur.