Mansfield Town Siap Hadapi Arsenal di FA Cup 7 Maret 2026

Mansfield Town akan menjamu Arsenal di putaran kelima FA Cup pada 7 Maret 2026, sebuah momen penting dalam sejarah klub.

Mansfield Town tengah bersiap untuk menjamu Arsenal pada putaran kelima FA Cup, Sabtu (7/3/2026), sebuah pertandingan penting dalam sejarah klub. Bagi tim League One ini, laga tersebut lebih dari sekadar pertandingan; ini adalah momen langka yang telah lama dinantikan.

Atmosfer di One Call Stadium, dengan kapasitas sekitar 10 ribu penonton, mulai memanas menjelang kedatangan pemimpin klasemen Premier League tersebut. Meski tak memiliki fasilitas mewah seperti kursi berpemanas, semangat klub kecil ini begitu besar dalam menikmati perjalanan luar biasa di kompetisi tertua di dunia.

Bagi Mansfield Town, momen ini menandai pertama kalinya mereka mencapai putaran kelima FA Cup dalam lebih dari setengah abad. Pertandingan ini sekaligus menjadi salah satu yang paling bergengsi dalam 129 tahun sejarah klub.

Carolyn Radford, Chief Executive Mansfield, mengakui bahwa klubnya lebih sering berkutat dengan sisi gelap sepak bola. Selama bertahun-tahun, mereka terbiasa menghadapi laga-laga berat di kasta bawah sepak bola Inggris.

Mansfield Town tidak langsung meroket ke panggung besar. Mereka berjuang dari level non-league sebelum akhirnya menembus League One seperti sekarang.

Radford mengenang perjalanan jauh dan melelahkan yang sering mereka lalui untuk pertandingan yang kurang mendapat sorotan.

"Hari-hari seperti ini adalah inti dari sepak bola. Ada begitu banyak pertandingan yang tidak glamor, laga tandang pada Selasa malam saat hujan, lalu harus menempuh perjalanan pulang empat atau lima jam dan tetap bekerja keesokan harinya," ujar Carolyn Radford.

"Bagi para suporter dan juga kami, momen seperti ini membuat semua pengorbanan terasa sangat berarti. Ini menunjukkan bahwa tidak masalah jika ekspektasi mengatakan Anda tidak bisa melakukannya."

Sejak John Radford, suaminya, membeli klub pada 2010, investasi besar telah dikucurkan untuk membangun Mansfield Town. Dulu, klub ini bahkan tidak memiliki stadion maupun fasilitas latihan.

Kini, Mansfield memiliki keduanya, berhasil naik dua divisi, dan jumlah penonton kandang meningkat hingga sekitar 8 ribu orang.

Persiapan Cepat Menjelang Kedatangan Arsenal

Meskipun perkembangan klub berjalan pesat, persiapan menghadapi Arsenal terasa mendadak bagi Mansfield Town.

Radford bahkan menyamakan situasinya dengan mempersiapkan "pernikahan dadakan" karena waktu antar putaran FA Cup sangat singkat.

Perbaikan kecil dilakukan di stadion, dari pengecatan ulang hingga perbaikan fasilitas sederhana seperti keran air. Tujuannya agar stadion siap menyambut salah satu klub terbesar di Inggris.

John Radford mengakui bahwa fasilitas di Mansfield mungkin tidak semewah yang biasa dinikmati Arsenal.

"Kami sempat berada di Burnley beberapa waktu lalu dan ruang direksi mereka punya kursi berpemanas. Kami memang tidak punya kursi berpemanas seperti itu, tetapi di Mansfield selalu cerah," ujarnya sambil tertawa.

Bermodal Kejutan di Putaran Sebelumnya

Mansfield Town datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menciptakan kejutan di putaran sebelumnya.

Mereka menyingkirkan Burnley dengan kemenangan dramatis setelah sempat tertinggal. Gol dari Rhys Oates dan Louis Reed membawa tim asuhan Nigel Clough melaju ke putaran berikutnya.

Perjalanan Mansfield di FA Cup musim ini memang penuh kejutan. Sebelum mengalahkan Burnley, mereka menyingkirkan Sheffield United serta menang adu penalti melawan Accrington Stanley.

"Kami sudah mendapatkan hak untuk berada di sini. Sayangnya lawannya Arsenal yang sedang memimpin Premier League dan sedang dalam performa luar biasa," kata John Radford.

Pertandingan ini dianggap sebagai kesempatan langka bagi Mansfield Town. John Radford berharap laga melawan tim besar seperti Arsenal bisa menjadi hal yang lebih sering mereka alami.

"Ini perjalanan penuh cinta bagi kami. Menyenangkan melihat perkembangan klub. Memang ada masa sulit juga, tetapi saya yakin ke depan semuanya akan semakin baik," tutur John Radford.

Recommended