Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, mengalami tiga kali kecelakaan dalam sesi tes pramusim terakhir di Sirkuit Buriram, Thailand, pada Minggu, 23 Februari 2026. Insiden tersebut menjadi sorotan menjelang dimulainya seri MotoGP 2026.
Kecelakaan ketiga terjadi saat pembalap pabrikan Ducati itu sedang melakukan simulasi balapan dan terjatuh di Tikungan 3. Setelah insiden tersebut, Marquez segera menuju pusat medis untuk pemeriksaan, namun dikabarkan tidak mengalami cedera serius dan dapat kembali tanpa masalah.
Pembalap berusia 33 tahun ini mengakui bahwa kurangnya konsentrasi menjadi pemicu utama kecelakaan. Seperti dilansir dari Bola, Marquez juga mengungkapkan bahwa ia berjuang melawan sakit perut sepanjang akhir pekan, yang turut memengaruhi performanya di lintasan.
"Mungkin juga sore ini saya terlalu lelah untuk melakukan latihan long run dan jujur saja, kecelakaan yang saya alami sedikit karena kurang konsentrasi, karena seperti kemarin saya mengalami masalah dengan perut saya," ungkap Marc Marquez.
Ia menambahkan, "Ketiga kecelakaan yang saya alami akhir pekan ini disebabkan oleh kurang konsentrasi. Tentu saja, ketika Anda kurang konsentrasi, Anda melampaui batas."
Meskipun mengalami kecelakaan, bos tim Ducati, Davide Tardozzi, tidak merasa khawatir. Ia meyakini insiden tersebut tidak akan mengganggu performa Marquez dan menegaskan bahwa pembalap andalannya akan tetap kompetitif sejak balapan pertama. Hal ini disampaikan Tardozzi, dikutip dari Crash.net.
"Saya pikir itu tidak terlalu memengaruhi Marc meskipun dia mengalami crash. Itu tidak akan berpengaruh pada performanya," ujar Tardozzi.
Tardozzi juga mengingatkan bahwa musim balap masih sangat panjang, dan konsistensi dalam mengumpulkan poin adalah kunci utama untuk meraih gelar juara.
"Musim ini sangat panjang, yang terpenting adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin terlebih dahulu," katanya.
Di tengah rangkaian insiden tersebut, Marc Marquez tetap optimistis dengan perkembangan motor Desmosedici GP26. Ia merasa yakin dengan spesifikasi motor yang akan digunakannya untuk memulai musim balap.