Mauricio Pochettino sekali lagi menjadi sorotan dan dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Tottenham Hotspur. Rumor ini muncul di tengah tekanan yang meningkat terhadap pelatih Tottenham saat ini, Igor Tudor.
Manajemen Spurs dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi perubahan di kursi kepelatihan menyusul serangkaian hasil buruk yang terus berlanjut.
Tudor sendiri masih berjuang untuk meraih kemenangan perdananya sejak mengambil alih Tottenham. Ia telah menelan kekalahan dalam empat pertandingan pertamanya, menyebabkan tim tersebut kini hanya berjarak satu poin dari zona degradasi di Premier League.
Situasi semakin memburuk dengan catatan enam kekalahan beruntun yang dialami Tottenham, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah klub. Tantangan berat berikutnya akan datang saat mereka berhadapan dengan Liverpool, pertandingan yang berpotensi menentukan masa depan Tudor jika kembali menelan kekalahan.
Menurut laporan The Sun, dewan klub tertarik untuk memulangkan Pochettino, yang saat ini menjabat sebagai pelatih Timnas Amerika Serikat. Disebutkan bahwa pelatih asal Argentina tersebut terbuka untuk kembali ke Tottenham, bahkan jika klub harus bermain di Championship musim depan.
Pochettino sempat terlihat langsung di stadion Riyadh Air Metropolitano saat Tottenham mengalami kekalahan telak 2-5 dari Atlético Madrid.
Meskipun demikian, Pochettino menegaskan fokus utamanya saat ini adalah bersama timnas Amerika Serikat menjelang FIFA World Cup 2026. "Ketika situasi tidak berjalan baik, orang sering mengandalkan emosi dan berkata bahwa saat bersama Mauricio tim bermain sepak bola yang bagus," ujar Pochettino.
"Kontrak saya berakhir setelah Piala Dunia, jadi kita lihat saja apa yang terjadi setelah itu," imbuhnya.
Pochettino pernah menukangi Tottenham selama lima tahun, dari 2014 hingga 2019. Selama masa jabatannya, ia memimpin Spurs dalam 293 pertandingan, mencatatkan 160 kemenangan, dan berhasil membawa klub mencapai final Liga Champions.
Dengan kondisi tim yang terus memburuk, sebagian suporter Tottenham dilaporkan mulai menyerukan kembalinya Pochettino dengan harapan dapat menghidupkan kembali masa kejayaan klub London Utara tersebut.