Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengungkapkan bahwa para pemainnya menunjukkan kondisi mental yang lebih baik setelah menikmati libur Idulfitri. Meskipun demikian, ia mencatat adanya sedikit penurunan dalam kondisi fisik Ezra Walian dan rekan-rekannya.
Setelah libur, para pemain Macan Putih kembali berlatih sebagai persiapan menghadapi Persijap Jepara pada 6 April di Stadion Brawijaya. Laga ini merupakan lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
Menurut Marcos Reina, libur panjang bersama keluarga memberikan dampak positif bagi psikologis pemain. Ia melihat para pemain kembali dengan semangat baru.
"Kemarin pemain libur cukup panjang. Ini momen bagus untuk mengisi ulang energi para pemain. Sekarang mereka kembali berkumpul dengan tim dengan baterai full. Saya amati wajah pemain tampak segar. Saya kira mental mereka juga pasti fresh. Pemain tampak lebih rileks dan fokus di latihan hari pertama usai libur," kata Marcos Reina.
Marcos Reina menilai bahwa pemulihan mental pemain sangat penting menjelang pertandingan melawan Persijap. Apalagi, sebelum libur, Persik mengalami kekalahan telak 0-3 dari Persib di Bandung.
Namun, di sisi lain, ia mengakui bahwa kebugaran pemain sedikit menurun dibandingkan sebelum libur. Padahal, selama libur, para pemain tetap menjalankan program latihan secara mandiri.
"Kondisi fisik cukup baik, tapi ada turun sedikit. Saya kira ini masih wajar. Latihan pertama fisik mereka belum berada di level seperti sebelum libur. Pada latihan tiga hari pertama nanti pasti terasa lebih berat bagi pemain. Selanjutnya mereka berangsur-angsur akan semakin baik lagi," ujarnya.
Marcos Reina menyadari bahwa latihan mandiri berbeda dengan latihan bersama tim. "Latihan individu hanya untuk menjaga fitnes pemain. Kalau kembali ke tim intensitasnya pasti tinggi, karena mereka di bawah bimbingan langsung pelatih fisik," jelasnya.
Susun Program Latihan
Marcos Reina telah menyiapkan program latihan untuk mengembalikan kebugaran pemain ke level optimal secara bertahap, sehingga mereka siap menghadapi Persijap.
"Kami punya dua minggu penuh untuk persiapan menghadapi Persijap, jadi kami akan maksimallkan itu. Waktu kami bagi dua sesi dengan program berbeda. Tapi kami akan angkat lagi kualitas pemain secara bertahap," ungkapnya.
Pada pekan pertama, fokus latihan adalah pembenahan fisik dan teknis, termasuk mengembalikan sentuhan individu dan kekompakan tim.
"Minggu pertama ini fokus internal dulu. Yakni memperbaiki hal-hal yang masih kurang, baik individu maupun kelompok. Jadi pemain beradaptasi lagi, tapi prosesnya lebih cepat," jelasnya.
Bereskan Koordinasi Lini Belakang
Marcos Reina juga menekankan pentingnya memperbaiki koordinasi lini belakang agar tidak mudah kebobolan.
"Kami harus bermain lebih kompak sebagai tim. Pertahanan menjadi perhatian utama kami. Semua terus berusaha untuk membuat lini pertahanan semakin baik di sisa pertandingan musim ini," tegasnya.
Memasuki pekan berikutnya, latihan akan fokus pada persiapan teknis menghadapi Persijap, termasuk penyusunan strategi dan analisis permainan lawan.
"Minggu depan kami akan mulai fokus mempelajari cara main lawan. Kami akan menyusun rencana permainan secara detail untuk melawan Persijap Jepara. Kali ini kami tak boleh kehilangan poin lagi. Karena persaingan antartim di akhir musim pasti sangat sengit," pungkasnya.