Michael Carrick memberikan dukungan terhadap cara Bruno Fernandes dalam mengekspresikan rasa frustrasinya di lapangan. Menurutnya, selama ekspresi tersebut bertujuan positif, hal itu dapat diterima.
Carrick menilai, sikap yang ditunjukkan oleh kapten Manchester United itu, termasuk mengomel atau mengangkat tangan, adalah bagian dari upaya memacu performa tim.
"Jika itu datang dari niat yang tepat dan tujuannya untuk membuat semua orang menjadi lebih baik, serta semua tetap menyikapinya secara positif, maka saya sama sekali tidak punya masalah dengan itu," kata Carrick.
Ia menegaskan, selama tidak ada bahasa tubuh negatif, sikap seperti itu justru menyehatkan tim. "Selama dimaksudkan dengan cara yang benar, bukan bahasa tubuh yang salah atau negatif, maka mendorong satu sama lain itu hal yang sehat," ujarnya.
Carrick juga menekankan bahwa ekspresi yang ditunjukkan bukan masalah personal, tetapi berkaitan dengan performa tim. "Ini bukan soal pribadi. Ini soal performa dan bagaimana mendapatkan yang terbaik dari satu sama lain.
"Saya sudah melihat pemain selama bertahun-tahun yang berdebat hanya untuk memacu satu sama lain. Ada hal seperti itu dan tidak ada salahnya. Seperti yang saya katakan, ini bukan personal. Ini untuk kebaikan tim dan sesama pemain," lanjutnya.
Carrick mengaku ada momen tertentu yang menuntutnya lebih tegas, terutama setelah kekalahan dari Newcastle. "Ada waktu dan tempatnya. Tentu kami kecewa di beberapa momen, termasuk hasil di Newcastle. Jadi, ada emosi di sana," ungkapnya.
"Ini soal memilih momen. Dalam beberapa situasi kami memang sedikit frustrasi atau lebih emosional. Tapi, memang begitu adanya. Ini olahraga dengan tuntutan tinggi. Anda harus bermain dengan emosi dan perasaan, dan kadang itu bisa lebih agresif atau intens. Itu harus dikelola. Jika saya tidak mengelolanya, Anda tidak bisa berharap pemain menciptakan emosi yang tepat," tutur Carrick.
Carrick juga menegaskan bahwa emosinya bukan dibuat-buat. "Saya tidak merasa sedang berakting. Saya bereaksi sesuai perasaan saat itu. Kadang lebih keras, kadang lebih tenang. Tergantung apa yang dibutuhkan tim di momen tertentu."
Menjelang laga melawan Bournemouth, Carrick menanggapi soal kebiasaan tim melakukan huddle sebelum pertandingan. Ia memberikan kebebasan kepada pemain terkait hal itu. "Sejujurnya, itu tergantung pemain dan bagaimana mereka ingin melakukannya," ujarnya.
"Saya tidak terlalu terlibat di bagian itu. Saya akan menyampaikan apa yang perlu di ruang ganti sebelum kick-off. Tapi, soal itu, jika mereka merasa itu membantu, silakan. Kalau mereka merasa tidak perlu, saya juga tidak masalah. Pada momen itu, mereka sudah berada di lapangan. Itu tergantung mereka sebagai satu tim. Mereka yang akan bertarung, jadi mereka harus punya rasa kebersamaan. Apa pun yang cocok untuk mereka. Saya cukup santai soal itu," kata Carrick.