Wacana naturalisasi Dharma Raj, Pelatih Timnas Hoki Indonesia, kini belum menunjukkan kejelasan. Sosok asal Malaysia tersebut mengungkapkan bahwa proses untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tidaklah mudah dan hingga kini masih dalam tahap pertimbangan.
Seperti dilansir dari Bola, Dharma Raj menjelaskan bahwa ide naturalisasi ini bermula dari pertanyaan seorang wartawan yang kemudian menjadi viral, bahkan menimbulkan reaksi negatif dari publik di Malaysia. "Saya awalnya ditanya wartawan untuk jadi WNI dan sampai itu viral di Malaysia. Itu seperti saya mau bertukar menjadi warga negara Indonesia. Tahulah hubungan Indonesia dengan Malaysia, apalagi kalau menyangkut olahraga," ujarnya.
Dirinya menambahkan, serangan publik Malaysia juga dipicu anggapan bahwa naturalisasi akan mempermudah penerimaan bonus dan fasilitas lainnya sebagai pelatih lokal.
Pria berusia 57 tahun ini menjelaskan bahwa sampai sekarang, proses naturalisasi tersebut belum ada kelanjutan. Menurutnya, pemerintah Indonesia memiliki pertimbangan khusus, terutama karena naturalisasi lebih diprioritaskan bagi atlet.
"Sampai sekarang, pemerintah mungkin menganggap ini kurang penting. Saya dengar, pengajuan seperti ini memang berbeda. Atlet lebih diutamakan," kata Dharma. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti kelanjutan proses tersebut, meskipun beberapa kali pembahasan telah muncul tanpa ada keputusan konkret.
"Mereka bilang tidak mudah memberikan WNI kepada siapa pun. Katanya yang lebih mudah itu untuk atlet. Jadi prosesnya sekarang berhenti dan saya juga tidak tahu bagaimana akan dilanjutkan lagi," jelas Dharma.
Prioritas Asian Games 2026
Meskipun sempat ada keinginan, Dharma Raj kini mulai meninjau ulang keputusan untuk menjadi WNI dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak terkait. "Dulu memang ada keinginan seperti itu. Tapi sekarang saya juga berpikir lagi, apakah harus atau tidak. Saya serahkan saja bagaimana ke depannya," ungkapnya.
Dharma Raj menekankan bahwa ia tidak ingin terkesan memaksakan kehendak untuk memperoleh status kewarganegaraan Indonesia. "Bukan berarti saya harus merayu. Kalau memang mereka merasa saya sudah berjasa, mungkin bisa dipertimbangkan. Tapi kenyataannya tidak semudah itu," lanjutnya.
Terlepas dari isu naturalisasi, Dharma Raj menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mempersiapkan Timnas Hoki Indonesia untuk berlaga di Asian Games 2026 Aichi–Nagoya.
Mantan pelatih Timnas Hoki Malaysia ini memiliki rekam jejak yang mengesankan. Ia memulai karir di Indonesia dengan melatih Tim Hoki Jawa Barat, sebelum akhirnya bergabung dengan tim nasional menjelang PON Papua 2021.
Prestasi puncaknya adalah membawa Timnas Hoki Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 dan 2025. Saat ini, tantangan yang lebih besar menanti. Timnas Hoki Outdoor Putra Indonesia baru saja memastikan tiket ke Asian Games 2026 setelah mengalahkan Thailand 1-0 pada laga terakhir Pool A kualifikasi di Royal Thai Air Force Hockey Field, Bangkok, Thailand, Senin (6/4/2026).