Neymar mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah kembali tidak mendapat kesempatan membela Timnas Brasil. Cedera lutut parah yang dialaminya pada Oktober 2023 lalu membuatnya absen cukup lama.
Meskipun demikian, Neymar masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak untuk Selecao dengan 79 gol. Ketidakpastian membela negaranya di Piala Dunia 2026 mendatang menjadi pukulan tersendiri bagi sang pemain.
Timnas Brasil sendiri dijadwalkan menghadapi Timnas Prancis di Boston, Amerika Serikat pada 27 Maret. Setelah itu, mereka akan melawan Timnas Kroasia di Orlando empat hari kemudian.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, telah memanggil 26 pemain untuk pertandingan tersebut, tetapi tidak menyertakan nama Neymar. Ancelotti menjelaskan bahwa keputusan ini murni karena masalah kebugaran.
"Kenapa saya tidak memanggilnya kali ini? Karena dia belum 100 persen fit dan saya membutuhkan pemain yang benar-benar siap," ujar Ancelotti.
Ancelotti menambahkan bahwa peluang Neymar untuk tampil di Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar. Sang pemain hanya perlu terus berlatih dan menunjukkan kualitasnya.
Menanggapi hal ini, Neymar menyatakan kekecewaannya. "Tentu saja saya kecewa dan sedih tidak terpilih," kata Neymar.
Meski demikian, mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain ini bertekad untuk terus memberikan yang terbaik bersama Santos demi mendapatkan tempat di Timnas Brasil.
Neymar menyadari bahwa posisinya di Timnas Brasil tidak lagi aman. "Keinginan saya tentu kembali ke tim nasional dan bermain di Piala Dunia, tetapi itu tidak tergantung pada saya," ujarnya.
Neymar menambahkan bahwa ia akan selalu mendukung tim nasional, terlepas dari apakah ia terpilih atau tidak. Terakhir kali Neymar bermain untuk Timnas Brasil adalah pada 2023 sebelum mengalami cedera lutut yang serius.