Di tengah meningkatnya konflik di Teluk yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan sekutunya, kehidupan warga sipil tetap berjalan. Kurir ojek online tetap mengantarkan pesanan, memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi meski dalam kondisi berbahaya.
Iran melancarkan serangan balasan sejak akhir Februari 2026 ke posisi militer dan fasilitas strategis di wilayah Teluk, termasuk Uni Emirat Arab (UEA). Pertahanan UEA mengklaim mencegat ratusan rudal dan drone, tetapi serpihan yang lolos menyebabkan kerusakan dan korban jiwa sipil.
Kementerian Pertahanan UEA menyatakan bahwa sistem pertahanan udara telah menembaki ratusan rudal dan drone. Walau demikian, puing-puing tetap mengakibatkan kerusakan di area sipil Dubai dan Abu Dhabi, termasuk dekat bandara dan gedung terkenal.
Layanan pengiriman seperti Careem tetap beroperasi di wilayah Teluk yang dilanda konflik, meski sirene peringatan meraung dan suara intersepsi rudal terdengar. Walau pengiriman lebih lambat, beberapa area sempat dihentikan sejenak, dan rute berubah-ubah, aplikasi-aplikasi ini tidak benar-benar menutup layanan.
Menurut laporan Wired, beberapa platform pengiriman sempat down sebentar di Uni Emirat Arab (UEA) pada Sabtu lalu, setelah serangan pertama Iran dimulai. Namun, layanan dengan cepat kembali online.
Perusahaan-perusahaan tersebut berkomitmen untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok, agar kehidupan sehari-hari terasa senormal mungkin.
Careem menyatakan bahwa mereka "menilai keselamatan area operasi secara area per area dan secara real-time". Perusahaan memberikan update keselamatan langsung serta panduan kepada para pengemudi melalui grup WhatsApp dan SMS.
"Kami telah menegaskan kepada seluruh mitra bahwa captains tidak diwajibkan online jika mereka khawatir melakukannya," lanjut pernyataan Careem.
Uber juga mengonfirmasi bahwa layanan mereka, termasuk UberEats, tetap beroperasi penuh di kawasan tersebut.
Juru bicara Uber menyatakan, "Keselamatan dan kesejahteraan pengendara serta mitra pengemudi adalah prioritas utama kami; kami memantau situasi secara real-time dan akan terus beroperasi sesuai rekomendasi pemerintah setempat."
Pro dan Kontra Keputusan
Keputusan untuk tetap menjalankan layanan ini menimbulkan perdebatan di media sosial. Kritikus menyoroti risiko tinggi yang dihadapi para kurir pengiriman. Walaupun sebagian besar rudal berhasil dicegat, serpihan yang jatuh atau bahaya di jalan tetap mengancam. Kementerian Pertahanan UEA melaporkan 3 orang tewas dan 58 luka-luka sejak serangan dimulai pada 28 Februari 2026.
Sejumlah pengemudi mengeluhkan tekanan untuk terus bekerja. Seorang pengemudi Deliveroo, yang berbicara anonim, mengungkapkan bahwa ia bekerja melalui agen logistik pihak ketiga.
Pengemudi Deliveroo tersebut mengungkapkan, ia akan didenda jika menolak bekerja atau tidak memenuhi kuota harian. Sistem bayaran di banyak platform menggabungkan gaji dasar dengan fee per pengiriman, sehingga menolak order berdampak langsung pada pendapatan.
Pengemudi itu juga mengaku belum menerima panduan keselamatan khusus terkait serangan rudal dan drone dari perusahaan.
Di sisi lain, layanan pengiriman ini dianggap penting. Careem mencatat lonjakan permintaan untuk barang pokok seperti air, beras, pasta, dan sayur segar, karena banyak orang memilih untuk tetap berada di rumah.
Menurut Organisasi Buruh Internasional (ILO) PBB, pengemudi pengiriman termasuk pekerja esensial yang memastikan akses makanan, obat-obatan, dan kebutuhan harian, terutama di masa krisis. Konsep ini semakin populer sejak pandemi COVID-19 tahun 2020, ketika layanan e-commerce menjadi sangat penting dan pengemudi transportasi diklasifikasikan sebagai pekerja esensial.
Sejarah mencatat bahwa konsep "pekerja esensial" sudah ada sejak lama: saat wabah pes di Eropa, penggali kubur dianggap vital; selama Flu Spanyol, pertanian padi diprioritaskan untuk menghindari kelaparan.
Menjaga layanan ini tetap berjalan di masyarakat modern membantu mencegah kepanikan, pembelian berlebih, atau rak kosong di toko—meski risikonya sebagian besar ditanggung oleh pekerja migran yang menjadi tulang punggung industri ini.