Operasi Lutut Dybala Tak Pengaruhi Rencana AS Roma

Direktur AS Roma, Ricky Massara, memastikan operasi lutut Paulo Dybala tak memengaruhi masa depannya di klub ibu kota Italia.

Meskipun Paulo Dybala harus menjalani operasi lutut, Direktur AS Roma, Ricky Massara, menegaskan bahwa hal ini tidak akan memengaruhi rencana klub terkait masa depan pemain asal Argentina tersebut di AS Roma.

Di saat AS Roma membutuhkan tenaga Dybala untuk berjuang meraih tiket Liga Champions dan bermain di Liga Europa, sang pemain justru harus menepi setidaknya enam pekan pasca operasi meniskus lutut.

Massara menyatakan bahwa kondisi cedera Dybala tidak mengubah pembahasan kontrak pemain tersebut. "Kami bahkan belum membicarakan kontrak Paulo sebelum ia cedera, jadi rasanya tidak tepat membahasnya sekarang. Kami hanya berharap ia bisa pulih secepat mungkin," ujar Massara.

Menanggapi kritik terhadap tim medis Roma yang dianggap lambat mengambil keputusan operasi, Massara menjelaskan, "Biasanya selalu lebih baik mencoba perawatan konservatif terlebih dahulu. Prioritas kami adalah kesehatan pemain. Setidaknya sekarang masalahnya sudah ditangani dan kami berharap ia segera kembali fit," jelasnya.

AS Roma sendiri masih berupaya bangkit usai hasil imbang 3-3 kontra Juventus, di mana mereka sempat unggul 3-1. Kekalahan 1-2 dari Genoa membuat mereka turun ke posisi lima klasemen.

Selain Dybala, AS Roma juga dilanda krisis cedera di lini depan, termasuk Evan Ferguson yang juga harus menjalani operasi. Beberapa pemain lain juga absen saat melawan Genoa. Meski demikian, Massara tetap optimistis dengan pemain yang tersedia, termasuk kembalinya Stephan El Shaarawy serta peluang bagi pemain muda seperti Robinio Vaz dan Bryan Zaragoza.

Sebelumnya, Cremonese telah resmi mendatangkan kiper berpengalaman Emil Audero untuk memperkuat skuad mereka menjelang kompetisi Serie A musim 2025/2026.

Recommended