Penyerang Galatasaray, Victor Osimhen, menyatakan harapan khusus menjelang drawing babak 16 besar Liga Champions. Ia secara terbuka menyebutkan keinginannya agar timnya tidak bertemu Liverpool dalam undian mendatang.
Galatasaray berhasil memastikan tempat di fase gugur setelah pertandingan dramatis melawan Juventus. Pertandingan tersebut berlanjut hingga babak tambahan waktu sebelum wakil Turki itu memastikan kemenangan.
Dalam laga tersebut, Juventus sempat mencetak tiga gol, menyamakan agregat menjadi 5-5. Namun, Galatasaray membalikkan keadaan di extra time berkat gol dari Osimhen dan Baris Alper Yilmaz.
Hasil ini mengantarkan Galatasaray ke babak 16 besar Liga Champions, berpotensi menghadapi klub-klub besar Eropa di fase selanjutnya.
Pada babak 16 besar, Galatasaray kemungkinan akan menghadapi salah satu wakil Inggris, antara Liverpool atau Tottenham Hotspur.
Undian babak 16 besar Liga Champions dijadwalkan pada Jumat pagi waktu Eropa. Momen tersebut akan menentukan langkah menuju delapan besar kompetisi antarklub Eropa.
Galatasaray sebenarnya pernah mengalahkan Liverpool pada fase grup musim ini dengan skor 1-0 melalui gol penalti Osimhen. Liverpool saat ini ditangani oleh Arne Slot, yang berupaya membawa The Reds kembali ke puncak Eropa.
Meskipun pernah mengalahkan Liverpool, Osimhen mengakui bahwa menghadapi mereka di fase gugur akan menjadi tantangan berat. Ia secara jujur menyatakan lebih memilih menghindari The Reds dalam undian kali ini.
"Sejujurnya, jika bertemu Liverpool sekarang rasanya seperti semacam balas dendam,” ujar Osimhen.
“Siapa pun lawan kami nanti, saya tidak ingin bicara terlalu banyak, tetapi saya ingin menghindari Liverpool.”
Osimhen menegaskan bahwa Galatasaray siap menghadapi siapa pun jika harus bertemu tim kuat di babak selanjutnya.
“Kalau mereka yang datang, ya kami akan berjuang sekuat tenaga. Tapi itu tidak akan mudah.”
Ia menekankan bahwa tidak ada lawan yang mudah di Liga Champions. Bahkan tim yang tidak difavoritkan pun bisa sangat berbahaya.
“Ini Liga Champions, tidak ada tim yang mudah. Kita bisa melihat bagaimana luar biasanya performa Bodo/Glimt di turnamen ini.”
Siap Hadapi Tim Besar Eropa
Osimhen berpendapat bahwa untuk menjadi juara Liga Champions, tim harus siap menghadapi klub-klub besar Eropa sejak fase gugur.
Pertandingan melawan Liverpool akan menjadi laga luar biasa, terutama karena Galatasaray belum pernah bermain di markas The Reds musim ini.
“Kalau ingin menang, Anda juga harus melawan tim-tim besar dan menunjukkan kualitas Anda.”
“Kami sudah bertemu Liverpool, tetapi belum bermain di Anfield. Jika kami bertemu mereka, itu akan menjadi pertandingan yang luar biasa.”
Penyerang asal Nigeria itu memastikan bahwa Galatasaray memiliki mentalitas dan semangat untuk bersaing di Liga Champions, meskipun ia sadar pertandingan di babak 16 besar tidak akan mudah.
“Saya rasa kami siap menghadapi tantangan itu. Tentu saja tidak akan mudah, tetapi kami punya semangat juang.”