Tim panjat tebing Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah Asia. Pada hari kedua ajang World Climbing Asian Championship 2026 yang berlangsung di Meishan, China, kontingen Merah Putih sukses menambah koleksi medali sekaligus memperlebar jalan menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Seperti dilansir dari Bola, pencapaian para atlet Indonesia tidak hanya terbatas pada perolehan medali, tetapi juga berdampak signifikan terhadap pengamanan tiket ke pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Dalam kurun waktu satu hari, Indonesia berhasil mengamankan lima tiket tambahan dari berbagai nomor yang dipertandingkan.
Hasil ini menegaskan konsistensi dan keberhasilan regenerasi atlet panjat tebing di Indonesia. Para atlet andalan menunjukkan performa solid, sementara beberapa talenta baru berhasil mencuri perhatian dengan penampilan yang sangat kompetitif.
Kontribusi atlet merata di berbagai nomor, mulai dari speed hingga boulder. Pencapaian ini kian meningkatkan optimisme Indonesia untuk tampil lebih kompetitif dan meraih hasil maksimal di Asian Games 2026 mendatang.
Penampilan yang sangat gemilang ditunjukkan oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang menjadi motor utama kemenangan Indonesia. Ia berhasil merebut medali emas pada nomor speed putri setelah mendominasi setiap babak yang dilaluinya.
Pada partai final, Desak menunjukkan ketenangan dan kecepatan luar biasa saat berhadapan dengan wakil tuan rumah, Zhou Yafei. Ia berhasil mencatatkan waktu 6,07 detik, unggul jauh dari Zhou yang membukukan 6,47 detik. Catatan waktu tersebut sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu atlet speed putri terbaik di Asia saat ini.
Selain meraih medali emas, kemenangan ini juga berdampak krusial bagi Desak ke depannya, karena ia secara otomatis mengamankan satu tiket untuk berlaga di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Sementara itu, kontribusi medali juga datang dari sektor putra. Veddriq Leonardo berhasil menyumbangkan medali perunggu setelah memenangi laga small final. Ia mengalahkan atlet China, Ling Yongzhi, yang mengalami fall. Veddriq mencatatkan waktu 5,15 detik dalam pertandingan tersebut.
Meskipun finis di posisi ketiga, hasil ini tetap memastikan Veddriq lolos kualifikasi Asian Games 2026. Ini mempertegas konsistensinya sebagai salah satu andalan Indonesia di nomor speed.
Penambahan Tiket dari Berbagai Nomor
Selain dua peraih medali, Indonesia juga mendapatkan tambahan tiket dari sejumlah atlet lain yang tampil mengesankan. Pada nomor speed putra, Aditya Tri Syahria berhasil mengamankan tempat setelah finis di posisi keenam.
Aditya sempat menunjukkan performa menjanjikan di perempat final dengan catatan waktu 5,37 detik saat menghadapi Veddriq Leonardo yang membukukan 5,01 detik. Meski kalah, penampilannya dinilai cukup untuk mengamankan tiket ke Asian Games.
Dari sektor putri, Berthdigna Devi Surya Kusuma juga memastikan diri lolos setelah menempati peringkat kelima. Ia mencatatkan waktu 6,73 detik di perempat final saat berhadapan dengan Desak Made yang mencatatkan 6,48 detik.
Tambahan tiket juga berasal dari nomor boulder putra melalui Raviandi Ramadhan. Ia menunjukkan konsistensi sejak babak kualifikasi hingga semifinal. Raviandi menempati peringkat ke-22 pada babak kualifikasi dengan nilai 69,4 poin, lalu meningkat ke posisi ke-11 pada semifinal dengan 49,9 poin, cukup untuk mengamankan tiket.
Raviandi kini menyusul rekan-rekannya yang telah lebih dahulu memastikan tempat di Asian Games dari kejuaraan sebelumnya. Mereka adalah Putra Tri Ramadani di nomor lead putra, Sukma Lintang Cahyani di lead putri, serta Ravianto Ramadhan di boulder putra.
Dengan seluruh hasil yang diraih di Meishan, Indonesia kini telah mengoleksi total delapan tiket menuju Asian Games 2026. Komposisi tersebut terdiri dari dua atlet speed putra, dua speed putri, dua boulder putra, serta masing-masing satu atlet lead putra dan satu atlet lead putri.
Kejuaraan Asia Panjat Tebing 2026 masih akan berlanjut dengan nomor lead putra dan putri dalam beberapa hari ke depan. Hal ini berarti, peluang Indonesia untuk menambah jumlah wakil di Asian Games masih sangat terbuka lebar.