Pemadaman Listrik Landa Kuba, Termasuk Havana 6 Maret 2026

Pemadaman listrik meluas di Kuba, termasuk Havana, setelah kerusakan di pembangkit listrik Antonio Guiteras pada 6 Maret 2026.

Sebagian besar wilayah Kuba, termasuk ibu kota Havana, mengalami pemadaman listrik massal. Insiden ini dipicu oleh kerusakan pada salah satu pembangkit listrik terbesar di negara tersebut, Antonio Guiteras Power Plant.

Pembangkit listrik termoelektrik Antonio Guiteras, yang berlokasi sekitar 100 km di sebelah timur Havana, merupakan fasilitas energi vital bagi Kuba. Pembangkit ini memasok energi dari Pinar del Rio di ujung barat hingga provinsi Las Tunas di timur.

Al Jazeera melaporkan, Jumat (6/3/2026), bahwa pemadaman ini sempat mengganggu siaran televisi pemerintah. Akibatnya, siaran berita nasional sore hari tertunda lebih dari 30 menit. Seorang presenter menjelaskan bahwa keterlambatan itu disebabkan oleh pemadaman listrik.

Kuba telah lama bergulat dengan krisis listrik. Infrastruktur pembangkit yang usang dan sering rusak, ditambah dengan kekurangan bahan bakar, menyebabkan pemadaman listrik berkepanjangan di banyak wilayah. Beberapa daerah bahkan mengalami pemadaman hingga 20 jam per hari.

Situasi diperburuk oleh berkurangnya pasokan minyak dari Venezuela setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Januari kemarin. Venezuela sebelumnya memasok sekitar 50% kebutuhan bahan bakar Kuba.

Pemerintah AS juga memberlakukan embargo minyak terhadap Havana setelah penculikan Maduro, yang semakin membatasi pengiriman energi ke negara Karibia itu.

Kelangkaan bahan bakar memaksa pemerintah Kuba untuk menjatah layanan penting, seperti pengumpulan sampah dan transportasi umum.

Recommended